MENDENGAR kata tumor akan membuat kita bergidik. Tumor sering diasosiasikan dengan kanker, meskipun kanker sendiri adalah pengertian dari tumor jenis ganas. Berbicara tentang tumor kulit, mungkin bisa terdengar mengerikan juga. Tapi apakah itu bisa menyebabkan kematian?
Dokter spesialis kulit dan kelamin RS Bunda Jakarta dr Rachel Djuanda SpKK mengatakan bahwa tumor kulit merujuk pada pertumbuhan yang tidak terkendali pada sel kulit yang sebabkan benjolan berlebih di atas permukaan kulit.
“Tidak semua tumor berbahaya, karena ada tumor jinak dan ganas. Pertumbuhan berlebih di kulit seperti kutil dan tahi lalat pun disebut tumor, tapi itu termasuk tumor jinak,” katanya dalam seminar di RSU Bunda Jakarta, baru-baru ini.
Dr Rachel mengatakan bahwa kebanyakan tumor jinak di kulit tidak akan menjadi tumor ganas. Kecuali bila ada beberapa faktor, seperti adanya genetik kanker pada keluarga, paparan sinar matahari berlebih pada kulit, paparan zat kimia tertentu, riwayat infeksi, dan iritasi kronis.
“Tahi lalat yang merupakan tumor jinak misalnya memiliki bentuk simetri dan tepi yang jelas biasanya tumbuh lambat. Namun, bila sudah menjadi tumor ganas, struktur atau bentuknya akan berubah menjadi tidak beraturan, yang tadinya ditumbuhi rambut menjadi rontok, dan berdarah tanpa alasan yang jelas,” sampainya.
(Helmi Ade Saputra)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.