SEEKOR paus pembunuh (orca) bernama Unna di SeaWorld San Antonio, Amerika Serikat meninggal. Paus ini meninggal setelah menderita infeksi jamur.
Pengurus SeaWorld mengumumkan melalui laman Facebooknya pada 21 Desember lalu. Mereka menuliskan keterangan bahwa Unna berada dalam pengawasan ahlinya dalam beberapa bulan terakhir.
"Unna berada di bawah perawatan konstan dari tim dokter hewan SeaWorld dan para ahli dari luar selama beberapa bulan," tulis SeaWorld dikutip dari Yahootravel, Senin (4/1/2016).
SeaWorld melanjutkan, Unna menderita infeksi jamur yang disebut Candida. Mereka pun tengah melakukan nekropsi atau diagnosa lanjutan untuk menentukan penyebab kematian Unna secara pasti.
Unna berusia 18 tahun saat meninggal. Biota laut ini pun memiliki badan yang termasuk besar san menjadi salah satu biota laut favorit pengunjung. Padahal, usia rata-rata paus pembunuh betina seperti Unna dapat mencapai 30 hingga 50 tahun.
Unna merupakan paus ketiga yang meninggal di SeaWorld San Antonio selama enam bulan terakhir. Sebelumnya, dua paus beluga juga meninggal di taman yang sama.
Pada November lalu, SeaWorld San Antonio mengumumkan akan segera menghentikan ikon teater paus pembunuh, "Shamu" secara bertahap. Mereka mengumumkan akan mengganti hiburan tersebut dengan yang lebih alami pada akhir 2016.
Pasalnya, SeaWorld menghadapi kecaman dari masyarakat setelah pada 2013 lalu beredar film dokumenter Blackfish yang mengkritik perlakuan SeaWorld San Antonio dalam merawat Orca di penangkaran.
(Johan Sompotan)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.