Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Tren Busana Gipsi 2016 ala Bintang Mira

Vien Dimyati , Jurnalis-Selasa, 20 Oktober 2015 |14:23 WIB
Tren Busana Gipsi 2016 ala Bintang Mira
Tren busana gipsi 2016 ala Bintang Mira (Foto: Joseph Kowel/Okezone)
A
A
A

TREN busana gipsi tampaknya menjadi hot di pengujung tahun ini. Bagaimana tidak, pada perhelatan Bali Fashion Tendance 2016, para desainer beramai-ramai mengusung busana gipsi.

Salah satunya, Bintang Mira. Desainer asal Gianyar, Bali, ini membuat panggung BFT 2016 merah menyala dengan tampilan busana gipsi. Sebanyak 20 busana rancangan Bintang Mira mendapat perhatian dari para fashionista yang datang malam itu.

Dengan menggunakan batik khas Bali, motif poleng dan patra, perempuan asal Yogyakarta ini memodernisasi kain tradisional menjadi lebih cantik dengan gaya gipsi.

Menurutnya, semua koleksi bisa di-mix and match. Dari busana party dan dress untuk cocktail bisa dikenakan untuk santai.

“Tinggal pemilihan aksesorinya, lalu dipadupadankan. Semua koleksi saya bisa digunakan di acara apa pun,” katanya.

Dengan mengambil tema ‘Redcious’, ia terinspirasi dari semangat keluarga yang gigih melestarikan batik Bali.

Koleksi yang ditampilkan semuanya berwarna merah, sehingga terlihat lebih seksi. Dengan menggunakan material sutera dan dipadukan dengan kain tradisional Bali, koleksinya terlihat lebih elegan.

Bintang Mira memang sengaja memilih ala gipsi karena ingin keluar dari kebiasaannya yang selalu mendesain busana yang elegan, teratur, dan rapi. Koleksi model rumbai-rumbai masih menjadi koleksi masterpiece-nya.

“Saya hanya ingin keluar dari zona aman dan ingin mengeksplor koleksi tahun depan,” terang pemilik butik Balibatiku ini kepada Okezone.

Ia juga menjelaskan, keunggulan dari koleksinya adalah memiliki motif yang orisinal dan tidak ada di tempat lain. Mulai produksi yang berawal dari kain putih menjadi motif, produksi pewarnaan, kain putih yang di-print, dan dicelup sendiri.

“Bahkan untuk menentukan motif batik patra ini saja, saya butuh waktu riset satu tahun. Motifnya memang tidak mudah, makanya dalam perhelatan BFT 2016 ini menjadi momen untuk me-launching produksi saya diterima pasar,” tutupnya.

(Tuty Ocktaviany)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement