Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Jangan Pernah Katakan Ini pada Anak Pemalu

Vessy Frizona , Jurnalis-Senin, 05 Oktober 2015 |15:07 WIB
Jangan Pernah Katakan Ini pada Anak Pemalu
Ilustrasi anak pemalu (Foto: Familyshare)
A
A
A

SEBAGAI orangtua pasti Anda ingin membantu anak yang pemalu merasa lebih nyaman dengan lingkungan sekitarnya. Namun, bala bantuan yang bermaksud baik, bisa menjadi salah jika diucapkan.
 

Anak pemalu biasanya akan semakin malu dan benci bila ada yang berkomentar tentang sikapnya yang lebih banyak diam. Mereka justru semakin menarik diri ke luar. Berikut ini tiga ucapan salah yang dilontarkan pada anak pemalu.

Mengapa kau begitu tenang?

Bahkan, jika ini bukan pertanyaan retoris, tentu anak memiliki persepsi yang berbeda. Bagaimana jika si anak pemalu menjawab pertanyaan ini hanya dengan mengangkat bahu dan berkata, "Saya tidak tahu"?

Pertanyaan "Mengapa kau begitu tenang?" akan diartikan oleh anak pemalu dengan, "Mengapa kau begitu berbeda?" Ini mungkin berarti baik, tetapi hanya berfungsi semakin malu dan enggan berbaur dengan orang lain. Mereka merasa canggung dan direndahkan

Apakah kamu pernah berbicara?

Ini adalah pertanyaan konyol. Tentu saja, anak-anak yang bisa mendengar dan memiliki mulut bisa bicara, asalkan mereka tidak menderita bisu. Namun, sayangnya mereka punya hambatan dalam diri.

Penanya dari pertanyaan konyol ini mungkin benar-benar menyudutkan. Sering terjadi ketika anak pemalu bicara, tiba-tiba seorang teman lainya menyeletuk dengan komentar, “Apa teman-teman mendengar dia bicara?” Inilah yang membuat anak pemalu semakit sulit bicara.

Apakah kamu malu?

Pertanyaan orang dewasa yang seperti ini membuat anak pemalu merasa takut. Meski dengan intonasi rendah, sopan santun, dan penuh cinta kasih, ternyata malah membuat mereka lebih sadar diri.

Anak-anak malu tidak ingin diasingkan. Mereka sudah mengakui bahwa mereka malu. Lebih dari apa pun, mereka ingin beradaptasi dengan orang lain dan tidak diperlakukan berbeda.

Sebagai orangtua, guru dan orang dewasa, Anda dapat membantu anak-anak itu untuk mengembangkan rasa percaya diri mereka. Demikian dilansir Familyshare, Senin (5/10/2015).

(Vien Dimyati)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement