BELUM lama ini, warga Yogyakarta dihebohkan dengan beredarnya isu donor sperma di Universitas Gadjah Mada yang dihargai Rp50 ribu. Padahal dari segi medis, ada syarat-syarat yang harus ditaati oleh si pendonor dan penerima. Penasaran?
Okezone merangkum syarat-syarat donor sperma yang harus Anda perhatikan, sebagaimana dikutip Completefertility, Selasa (8/9/2015).
Batas umur
Pria yang ingin mendonorkan sperma disarankan berusia antara 18 - 41 tahun.
Tes skrining
Sebelum menyumbangkan sperma, pendonor diminta untuk menjalani tes skrining tertentu untuk mengurangi risiko masalah kesehatan, seperti penyakit seks menular.
Tanggung jawab hukum
Pendonor sperma tidak secara hukum bertanggung jawab atas anak yang lahir meskipun benihnya dari dia. Sementara itu, penerima sperma harus bertanggung jawab merawat anaknya dan mendapat sanksi hukum bila berbuat kesalahan.
Identifikasi
Sperma sumbangan di Inggris diatur ketat oleh Human Fertilisasi dan Embriologi Authority (HFEA). Dengan demikian, semua pendonor dan penerima harus saling mengikuti aturan satu sama lain.
Kenali identitas pendonor dan penerima
Para pendonor sperma didorong untuk memberikan profil untuk mengidentifikasi rinci, termasuk segi pendidikan, hobi, minat, prestasi, pandangan, pengalaman, karakteristik fisik, hingga emosional.
Informasi ini dapat berguna untuk orang-orang memilih pendonor dan juga sebagai bekal informasi untuk calon bayi saat ia lahir.
(Renny Sundayani)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.