Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Tunda Hubungan Seks Pranikah Tingkatkan Kualitas Pernikahan

Ariesta Asri , Jurnalis-Selasa, 09 Juni 2015 |17:00 WIB
Tunda Hubungan Seks Pranikah Tingkatkan Kualitas Pernikahan
Tunda hubungan seks pranikah tingkatkan kualitas pernikahan (Foto: Huffingtonpost)
A
A
A

PENELITIAN menunjukkan, berhubungan seks sebelum menikah dapat menyebabkan pernikahan kurang memuaskan karena pasangan gagal untuk mengembangkan keterampilan dalam berkomunikasi dan penyelesaian konflik.
 
Penelitian yang dilakukan oleh Brigham Young University di Utah Amerika Serikat menemukan bahwa pasangan yang berhubungan seks setelah menikah lebih mungkin untuk berkomunikasi dengan baik, menikmati seks dalam pernikahan, dan memiliki hubungan yang lebih stabil.
 
Mengapa seks pranikah dapat menghambat kebahagiaan perkawinan? Menurut peneliti Dean M. Busby, pasangan yang melakukan hubungan seks lebih dini, intim dengan cepat dan menikah berdasarkan keintiman tersebut, meski pun sebenarnya mereka tidak cocok satu sama lain.
 
“Kenangan yang paling mereka ingat adalah kenangan tentang seks,” kata Busby yang juga merupakan profesor di Brigham University.
 
Penelitian ini dilakukan pada 2.035 peserta yang kemudian dibagi menjadi tiga kelompok: mereka yang melakukan hubungan seks sebulan setelah pertemuan (776), mereka yang melakukan hubungan seks setelah satu bulan tetapi dalam waktu dua tahun (923), dan mereka yang menunggu sampai mereka menikah untuk berhubungan seks (336).
 
Para peserta yang tidak melakukan seks pranikah justru memiliki kehidupan seks yang lebih baik dan pernikahan yang lebih stabil. Secara umum, mereka lebih puas dengan pernikahan. Demikian dilansir dari Healingwell, Selasa (9/6/2015).

(Vien Dimyati)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement