TIDAK hanya sandang, pangan dan papan, saat ini ponsel sama-sama menjadi bagian dari kebutuhan dasar. Lantas apakah semua ponsel dapat dijamin keamanannya, meskipun harganya mahal sekalipun?
Di manapun berada, seseorang sangat sulit dipisahkan dengan ponselnya. Padahal sudah jelas memiliki risiko bahaya kesehatan yang mengarah pada tomor hingga kanker otak. Menanggapi hal ini, tim peneliti telah menggali lebih dalam untuk menemukan ponsel aman.
"Sebelum membeli telefon seluler, satu aspek kunci semua konsumen harus berhati-hati adalah SAR (Specific Absorption Rate-red). Ini adalah ukuran dari jumlah energi yang diserap oleh tubuh Anda dari gelombang radio yang dipancarkan ponsel,” ucap Ahli Teknologi Satish Nikam, seperti dikutip Timesofindia, Jumat (1/5/2015).
Jika nilai SAR lebih rendah itu akan semakin baik untuk kesehatan. Setiap ponsel memancarkan gelombang radio saat menyambung ke menara seluler, yang dengan sendirinya juga memancarkan gelombang. Sebuah bagian dari energi gelombang ini diserap oleh jaringan tubuh, dan jumlah ini digambarkan oleh nilai SAR.
Sayangnya, tambah Nikam, sebagian besar ponsel canggih tidak memiliki informasi tentang gelombang radio yang dipancarkan oleh set mobile. Jadi berhati-hatilah saat membeli ponsel, karena nilai SAR tinggi dapat berarti bahaya kesehatan potensial.
(Yogi Cerdito)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.