MENGIKUTI ajang Junior MasterChef Indonesia (JMCI) musim kedua, rupanya membawa perubahan yang besar terhadap kehidupan sehari-hari Aurelia Tirzha Syallomitha atau yang lebih dikenal dengan Chacha.
Tidak hanya menjadikannya sebagai runner up, masih berkaitan dengan kuliner, ajang pencarian bakat yang ditayangkan setiap Minggu di stasiun televisi RCTI, ini telah mengajari bagaimana agar Chacha 'JMCI' bisa menyuguhkan makanan yang tidak hanya lezat tapi juga sehat. Yaitu dengan meniadakan penggunaan monosodium glutamat (MSG).
Perlu diketahui, penggunaan MSG memang sudah tidak asing lagi dalam campuran masakan agar hidangan terasa semakin gurih dan lezat. Namun, Chacha mengaku, setelah ikut JMCI ia jadi terbiasa menyantap makanan tanpa menggunakan MSG. Padahal, dulunya gadis cilik ini cukup sering menyantap makanan yang mengandung MSG.
"Dulu kalau makan enggak asin gurih gitu enggak enak. Setelah masuk ke galeri, kan dikasih makanan tanpa MSG terus, masak juga dilarang pakai MSG. Eh setelah di rumah, sampai sekarang malah sudah terbiasa masak nggak pakai MSG," jelas Chacha 'JMCI' ketika berkunjung ke Kantor Redaksi Okezone di Gedung HighEnd, Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat.
Karena kebiasaan barunya ini, Chacha 'JMCI' sekarang sampai bisa membedakan mana makanan yang mengandung campuran MSG dan makanan yang tidak mengandung MSG.
"Sekarang saya enggak pernah lagi pakai MSG. Cuma pakai garam dan lada, kalaupun makan yang ada MSG-nya pasti saya tahu, karena gurihnya berbeda," pungkas gadis cilik yang duduk di bangku sekolah dasar ini.
(Santi Andriani)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.