STREET food atau jajanan kaki lima adalah yang wajib dicoba ketika berkunjung ke suatu daerah. Pasalnya, banyak yang beranggapan bahwa street food di suatu daerah justru lebih menarik ketimbang makanan restoran.
Seperti halnya jika Anda ke Manila, Filipina. Ada satu jajanan kaki lima yang wajib dicoba, yaitu adobong baboy. Hidangan ini merupakan makanan khas Filipina dengan rasa yang cukup unik, dan terbuat dari daging babi yang lembut.
Adobong baboy merupakan sajian dengan perpaduan bumbu yang sederhana, ekonomis dan juga kompleks. Adobong baboy hanya dibumbui dengan garam laut, kelapa atau cuka tebu, bawang putih, merica dan daun salam. Ini merupakan makanan cukup populer di semua kalangan, mulai dari peternak hingga presiden menyukainya. Perlu diketahui, adobong baboy ini sudah ada sejak 500 tahun yang lalu dan merupakan adaptasi dari cita rasa Meksiko.
Meski terbuat dari daging babi, untuk Anda yang beragama muslim tak perlu khawatir. Di beberapa tempat, tersedia juga adobong baboy yang terbuat dari daging ayam atau sayuran. Sajian ini menggunakan teknis slow cooking di dalam sebuah pot tanah liat yang disebut “palayoks” dan dimasak di atas arang atau bara api selama dua sampai tiga jam.
Ada ratusan variasi dalam hidangan ini. Anda dapat melengkapi adobong baboy dengan saus atau krim kelapa. Atau bisa juga dengan penambahan rempah-rempah atau bubuk cabai. Bisa juga dinikmati bersama kecap dan berbagai umbi-umbian.
Biasanya adobong baboy disajikan bersama dengan nasi hangat. Banyak yang mengatakan tekstur dagingnya lembut dan terasa manis, asin, dan juga gurih. Saat Anda di Manila, adobong baboy ini termasuk jajanan yang cukup ekonomis. Rata-rata adobong baboy dijual dengan harga PHP65,9 atau sekira Rp19 ribu per porsinya tergantung banyaknya daging.
Anda bisa dengan mudah menemukan Adobong baboy, baik di restoran, warung, dan juga kaki lima. Teknik pemasakan yang benar, membuat adobong jadi tidak mudah basi. Anda bisa membawanya saat pergi atau piknik dengan membungkus adobong baboy hanya dengan daun pisang, dan masih lezat meski disantap empat atau lima jam kemudian. Sebagaimana dilansir Theguardian, Kamis (2/4/2015).
(Santi Andriani)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.