SEMUR daging merupakan makanan tradisional Indonesia yang menggunakan daging sapi sebagai bahan utama. Semur daging yang enak, tentu adalah yang tekstur dagingnya empuk alias tidak alot. Ada berbagai cara yang bisa dilakukan agar daging semur menjadi empuk.
Terkadang, daging terasa alot bahkan keras ketika disantap. Pasalnya, saat memasak semur, dagingnya dimasak sampai matang sempurna. Padahal, daging yang dimasak dalam keadaan matang sempurna ini, biasanya akan bertekstur sedikit keras.
Chef Priscilya Princessa, atau yang akrab disapa Chef Prisil, bersedia memberikan tipsnya saat membuat semur daging, agar terasa tetap empuk dan lezat bila disantap. Chef cantik jebolan MasterChef Indonesia musim pertama ini mengatakan, saat memasak semur, pemilihan daging dan teknik memasaknya, adalah poin penting agar dagingnya tetap empuk setelah matang.
"Kalau mau empuk ya pilih daging has dalam atau tenderloin. Kalau mau terasa serat dagingnya ya pilih sirloin," jelasnya saat berkunjung ke Kantor Redaksi Okezone, Gedung HighEnd, Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Rabu (11/3/2015).
Selain pilihan daging, dia menambahkan, teknik memasak juga tak kalah penting. Saat membuat daging semur agar lebih empuk, bisa memanfaatkan teknologi yang canggih khususnya dalam bidang kuliner, seperti alat masak pressure cooker.
"Teknologi sekarang sudah banyak ya. Bisa slow cooker pakai pressure cooker, atau digeprek biar empuk. Pakai daun pepaya juga bisa. Dan kalau mau lebih gampang, sekarang sudah ada meat tenderizer yang bisa bikin daging empuk," pungkas dia.(yac)
(Santi Andriani)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.