TIDAK seperti biasanya, malam ini klenteng Boen Tek Bio di Pasar Lama, Tangerang, Banten, dipenuhi masyarakat dari etnis Tionghoa. Hari ini adalah malam tibanya hari ke-15 setelah Tahun Baru China atau Imlek. Dalam tradisi masyarakat Tionghoa, malam ke-15 adalah akhir dari rangkaian perayaan Imlek yang disebut Cap Go Meh.
Sejak siang hari, klenteng didatangi puluhan masyarakat yang ingin sembahyang. Semakin malam, jumlah jemaah semakin banyak. Meski sempat diguyur hujan, namun tidak menyurutkan niat mereka untuk sembahyang dan merayakan malam cap go meh.
Ada satu yang menarik perhatian, malam ini klenteng yang terletak di area ini menyuguhkan sajian khas, yakni lontong cap go meh dan kue keranjang goreng. Engkong Tjin Eng dari klenteng Boen Tek Bio mengatakan, pada malam ini masyarakat Tionghoa akan keluar rumah dan menuju klenteng untuk bersembahyang. Maka dari itu, klenteng tertua di Tangerang ini menyajikan suguhan berupa lontong cap go meh dan kue keranjang dalam jumlah yang besar.
"Disini setiap tahun rutin menyajikan makanan setiap malam cap go meh, semua masyarakat boleh mencicipinya," kata engkong Tjin Eng kepada Okezone, Rabu (4/3/2015).
Dari hasil pantauan Okezone, ratusan orang yang mendatangi klenteng kuno ini tidak melewatkan acara makan lontong cap go meh bersama-sama.
"Penampilan lontong cap go meh yang hanya disiram sayur godok ini memang terlihat sederhana tapi rasanya sangat lezat. Apalagi dimakan bersama keluarga dan kerabat saat malam cap go meh seperti sekarang ini," ucap Andrea yang datang bersama istri dan kedua putranya.(ndr)
(Tuty Ocktaviany)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.