Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Hand Dryer Sarang Kuman Jahat

Dewi Kania , Jurnalis-Jum'at, 12 Desember 2014 |20:32 WIB
<i>Hand Dryer</i> Sarang Kuman Jahat
Hand Dryer} sarang kuman jahat (Foto: Wikipedia)
A
A
A

DI ruang publik atau pusat perbelanjaan biasanya mengandalkan mesin pengering (hand dryer), untuk mengeringkan tangan usai melakukan Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS).

Padahal cara ini dinilai kurang efektif, karena dijamin masih banyak kuman menempel meskipun kita sudah CTPS di bawah air mengalir.

Hal ini dibenarkan oleh dr Akira Prayudianto SpA dari RS Anak dan Bunda Harapan Kita. Dirinya malah menyarankan untuk mengeringkan tangan dengan menggunakan tisu.

“Hand dryer tidak lebih bagus dari tisu. Kalau mengeringkan tangan pakai hand dryer kemungkinan mikroorganisme di dalamnya malah banyak banget,” ujar dr Akira saat ditemui di SD Gondangdia 05 Pagi, Jalan Probolinggo, Menteng, Jakarta, belum lama ini

Kalaupun menggunakan tisu, setidaknya Anda memilih tisu yang cepat menyerap air seperti hand towel. Karenanya, tisu hanya bisa dipakai satu kali yang menjamin untuk meminimalisir kuman tak baik.

“Tisu hand towel dianggap paling efektif keringkan tangan karena sekali pakai bisa buang. Tapi memang di beberapa tempat keterbatasan tisu masih dianggap mahal,” imbuhnya.

Namun, kata dr Akira, lebih bagus lagi kalau usai CTPS kita bisa mengeringkan tangan secara alami mengandalkan angin.

(Renny Sundayani)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement