AKIBAT penjualan terus merosot, McDonald's berencana membuat perubahan besar di Amerika Serikat. Restoran cepat saji ini memungkinkan pembeli untuk membuat burger sendiri dengan menggunakan teknologi layar sentuh.
McDonald's mengatakan bahwa pihaknya akan memperluas pilihan di 2000 tempat dari 14 ribu lokasi di seluruh Amerika Serikat tahun depan. Langkah ini bisa menjadi bagian dari rencana McDonald's untuk meningkatkan teknologi yang menyebabkan banyak pekerja akan digantikan dengan robot.
Teknologi ini dilengkapi dengan program memilih rasa. Dibangun untuk memberikan pilihan menu yang cepat dan terjangkau dengan menekankan bahan-bahan berkualitas tinggi, dan membiarkan pembeli memilih dan meracik sendiri burger mereka.
Burger yang dibuat sendiri memerlukan waktu yang relatif lama dan cukup mahal. Ini menjadi tantangan untuk pembeli McDonald's.
McDonald's telah mengumumkan kreasi burger akan diperluas hingga ke Australia. McDonald's memiliki lebih dari 35 ribu lokasi di lebih dari 100 negara. Seperti dilansir Theguardian. (yac)
(Tuty Ocktaviany)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.