JUMLAH kasus penderita penyakit kaki gajah (filariasis) di Kota Depok, Jawa Barat, terbilang tinggi. Tiga zona merah atau kecamatan yang paling menjadi lokasi endemis di Depok yakni Limo, Cinere, dan Tapos.
Data Dinas Kesehatan Kota Depok menyebutkan, sudah ada 40 penderita penyakit kaki gajah yang mengalami kecacatan membesar di bagian kaki, tangan, hingga alat kelamin. Penyakit ini adalah penyakit yang menular kepada seseorang karena dalam tubuhnya terdapat cacing mikrofilariasis dan ditularkan melalui perantara nyamuk. Dinas Kesehatan Kota Depok menyatakan Kota Depok sudah menjadi wilayah endemis penyakit kaki gajah.
"Endemis itu karena setelah dilakukan survei darah bahwa lebih dari 1 persen orang yang disurvei ada cacing mikrofilariasis dalam tubuhnya. Misalnya, ada 500 orang yang disurvei, maka ada lima orang mengandung mikrofilaria," kata Kepala Dinas Kesehatan Kota Depok Lies Karmawati saat pencanangan pengobatan kaki massal di Kelurahan Pasir Gunung Selatan, Cimanggis, Jumat (5/12/2014).
Wali Kota Depok Nur Mahmudi Ismail mengatakan, sebenarnya dengan data wilayah endemis tersebut membuat pemerintah melakukan upaya pencegahan supaya bahaya penyakit ini tak melebar lagi. Pengobatan dilakukan kepada orang yang sakit dan berpotensi sakit ataupun kepada orang lain yang belum tertular sebagai antisipasi.
"Tetapi bagi yang sudah membengkak, bukan berarti kemudian menjadi kempis, tapi asal enggak melebar lagi sehingga dikurangi dampak negatifnya," jelas Nur Mahmudi.
Ia menambahkan, pengobatan massal juga agar penderita tak membawa benih-benih cacing mikrofilariasis yang diambil nyamuk ditularkan orang lain. Sebanyak 40 penderita permanen tersebut ditemukan sekira lima sampai enam tahun lalu.
"Ini harus dicegah, pertama orang ini harus diobati. Seluruh warga ditingkatkan kemampuannya diberi obat ini, supaya tak terjangkit. Yang sakit tak menularkan, yang tidak sakit tak tertular. Minum obat lima tahun berturut-turut dapat mematikan cacing," ungkapnya.
Provinsi Jawa Barat memang tergolong memiliki kasus yang cukup tinggi. Di Depok zona merah ataupun kecamatan yang paling menjadi endemis, yakni di wilayah Limo, Cinere, dan Tapos.
"Populasi nyamuk menyebarkan ini. Seluruh wilayah Depok sebenarnya endemis, tetapi yang paling rawan ada di Limo, Cinere, Tapos. Namun karena wilayah kita berdekatan enggak bisa diabaikan. Ini terjadi di seluruh Indonesia dan gerakan pemberantasan sarang nyamuk (PSN) menjadi vital," tutupnya.
(Renny Sundayani)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.