Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Tari Legong Tak Mengenal Usia

Helmi Ade Saputra , Jurnalis-Sabtu, 29 November 2014 |18:32 WIB
Tari Legong Tak Mengenal Usia
Wanita usia tua masih menari legong (Foto:Baliholiday)
A
A
A

TARI Legong merupakan tarian tradisional khas Bali yang memiliki banyak keunikan pada penarinya. Menurut Maestro Tari Legong, Bulantrisna Djelantik, sampai usia tua pun masih banyak penari Legong yang masih menari.

“Perubahan zaman sekarang adalah penari Legong itu sampai tua. Kalau dulu kan wanita sudah menikah langsung berhenti menari, tetapi sekarang sudah nenek-nenek pun masih menari, ” ujarnya kepada Okezone di Dapoer Ciragil, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, baru-baru ini.

Wanita kelahiran Deventer, Belanda, 8 September 1947 ini menceritakan, zaman dahulunya Tari Legong memang ditarikan oleh anak-anak kecil. Tetapi, setelah gadis kecil tersebut beranja dewasa dan menikah, maka akan berhenti menari.

“Kalau dulu, memang anak-anak kecil itu kan setelah dewasa cepat menikah, setelah itu berhenti menari dan kemudian diganti dengan penari yang baru, jadi beregenerasi. Tetapi, sekarang ada maestro-maestro Legong yang sudah berumur, tetapi masih bisa menari terus, ” tutupnya.

(Renny Sundayani)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement