KARET gelang warna-warna loom band sempat ditarik peredarannya karena diduga mengandung bahan pemicu kanker. Keberadaan Loom band juga sempat mengkhawatirkan orangtua di Indonesia, dimana anak-anaknya mulai tertarik dengan gelang lucu yang populer di dunia.
Masyarakat juga banyak yang salah persepsi, jika karet tersebut mengandung racun yang bisa mengakibatkan kanker, namun setelah melalui pengujian oleh The Birmingham Assay Office, ternyata aksesori gelang tersebut yang berbahaya. Pasalnya, aksesori tersebut mengandung 40 persen senyawa phthalates. Demikian yang disampaikan oleh Direktur Jenderal Standardisasi dan Perlindungan Konsumen, Kementerian Perdagangan, Widodo.
"Kandungannya yang ditemukan di aksesori dalam paket loom band itu justru bahaya. Yang bahaya bukan karetnya, tapi aksesorinya. Dari 10 merek yang sesuai standar, ada satu merek yang belum penuhi standar," ungkapnya saat jumpa pers di Kementerian Perdagangan, Jakarta Pusat, Jumat (11/7/2014).
Ia juga membeberkan hasil dari pengawasan 11 produk loom band, dimana terdapat satu merek yang tak memenuhi syarat yaitu, merek Xiang Long yang memiliki kadar phthalates lebih dari syarat mutu yang ditetapkan.
"Jenis phthalates yang terdeteksi adalah bis (2-ethyhexyl) phthalate (DEHP). Kandungan phthalates juga pada produk merek Xiang Long ditemukan dalam aksesori yang ada paket produk tersebut," ungkapnya.
Berdasarkan hasil pengujian loom band, lanjutnya merek Xiang Long hasilnya mengadung banyak phthalates 25,3154 persen,sementara syarat mutunya 0,1 persen. Ia menambahkan efek senyawa phthalates apabila terpapar ke dalam tubuh manusia, akan menimbulkan beberapa gangguan kesehatan. Salah satunya gangguan kerja fungsi, perkembangan reproduksi, kanker payudara, kanker testis, autis dan mengurangi produk sperma.
(Renny Sundayani)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.