Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Deteksi Beras Pakai Pemutih Tambahan, Caranya?

Erika Kurnia , Jurnalis-Kamis, 06 November 2014 |13:46 WIB
Deteksi Beras Pakai Pemutih Tambahan, Caranya?
Cara bedakan beras kualitas buruk (Foto:Thehealtysite)
A
A
A

BERAS dengan pemutih kimia tambahan mungkin sering kali ditakutkan oleh masyarakat. Pada dasarnya, tidak sulit untuk membedakan antara beras yang putih alami dengan beras yang ditambah pemutih. Caranya?

Menurut Prof.Djoko Said Damardjati dari Pusat Riset dan Pengembangan Tanaman Pangan Bidang Litbang Pertanian, kita bisa mencuriga warna beras yang terlalu pucat. Selain warna, aroma tertentu dapat menjadi tanda untuk mendeteksi beras dengan pemutih kimia tambahan.

“Kalau beras tercium bau klorin (seperti kaporit), itu harus dihindari. Beras dengan pemutih klorin putihnya pucat. Berbeda dengan beras yang putih secara alami dalam proses produksinya, warnanya mengilat alami,” tuturnya dalam acara diskusi bersama PT.TPS Food, di Solo, baru-baru ini.

Lebih lanjut lagi, Djoko mengatakan bahwa beras dengan pemutih kimia tambahan tersebut sering kali ditemukan pada beras yang dijual kepada masyarakat menengah ke bawah. Hal ini karena pemutih digunakan untuk menutupi kualitas beras yang sudah jelek.

“Masalah yang paling sering adalah beras yang dibeli penjual beras itu sudah jelek dan apak. Untuk menghilangkannya, beras kemudian dicampur dengan pemutih. Inilah yang sering menjadi persoalan,” imbuh ahli ilmu pangan dan teknologi ini.

(Renny Sundayani)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement