Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Orang Berkulit Gelap Lebih Berisiko Stroke

Erika Kurnia , Jurnalis-Selasa, 26 Agustus 2014 |22:12 WIB
Orang Berkulit Gelap Lebih Berisiko Stroke
Diskusi soal stroke : Orang Berkulit Gelap Lebih Berisiko Stroke (Foto: Erika/Okezone)
A
A
A

ORANG dengan ras kulit gelap atau hitam memiliki kecenderungan tinggi untuk terserang penyakit stroke. Pasalnya, mereka melakoni gaya hidup yang memicu penyakit tersebut.

"Hal ini tidak tekait dengan ras atau warna pigmen kulit, melainkan gaya hidup orang hitam yang menyebabkan tingkat risiko terserang stroke lebih tinggi daripada mereka yang berkulit putih," kata dr Nizmah, SpS, spesialis saraf RSU Bunda, Jakarta, Selasa (26/8/2014).

Pernyataan ini juga didukung oleh penelitian terhadap warga Afrika-Amerika. Gaya hidup negatif mereka, seperti merokok dan pola makan tidak sehat, menjadi pemicu stroke. Tingkat obesitas, diabetes, anemia sel sabit, dan tekanan darah tinggi adalah penyakit-penyakit yang dapat menyebabkan stroke. Akibat mendarah dagingnya kebiasan negatif tersebut, maka penyakit bisa menjadi menurun dan sulit dikendalikan.

Sementara itu, stroke sendiri dapat disebabkan oleh banyak faktor. Ada dua jenis faktor yang dapat menyebabkan stroke, yaitu faktor yang dapat dikendalikan dan tidak dapat dikendalikan, seperti genetik.

"Beberapa faktor stroke yang tidak dapat dikendalikan, seperti usia, jenis kelamin, dan penyakit keturunan," tutupnya.

(Ainun Fika Muftiarini)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement