Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Ide Segar, Cara Malik Moestaram Hadapi Plagiator

Raiza Andini , Jurnalis-Senin, 07 Juli 2014 |09:04 WIB
Ide Segar, Cara Malik Moestaram Hadapi Plagiator
Show Malik Moestaram (Foto:twitter)
A
A
A

PLAGIATOR sudah seperti virus, mereka merebak di mana-mana tanpa bisa dilenyapkan. Plagiator tak hanya mewabah di industri musik saja, namun bidang fashion pun kerap terjadi.

Hal ini pun pernah dirasakan oleh desainer Malik Moestaram yang busananya sering ditiru. Lantas apa trik desainer ini untuk menghadapi si plagiator busana?

Trik yang diterapkan oleh Malik adalah dengan menyegarkan ide dan konsep baru per tiga sampai enam bulan sekali merupakan cara desainer asal Bandung ini untuk menekan para plagiator. Malik tak tanggung-tanggung dia akan membuat busana ekstra rumit agar para penirunya kewalahan untuk mencontek busananya.

"Kalau saya caranya itu dengan membuat busana baru pertiga bulan atau enam bulan sekali. Desainnya pun dibuat unik dan susah agar yang meniru bingung bikinnya," ujarnya kepada Okezone di Trans Studio Mall, Bandung, Jawa Barat, belum lama Ini.

Menurut Malik orang yang memiliki materi lebih, tentunya sangat mudah untuk memulai bisnis di bidang mode. Apalagi, saat ini fesyen di Indonesia sudah diapresiasi dengan baik sehingga banyak pengusaha yang berebut market di bidang mode dengan para desainer seperti dirinya. Hal ini tentunya disayangkan oleh Malik. Dia menginginkan agar para desainer mengerti bagaimana menbuat konsep busana agar tidak vulgar menjiplak karya orang lain.

"Kan mereka bukan perancang tapi pengusaha mode. Jadi coba dilihat karya asli desainer atau palsu. Saya sedih pokoknya kalau ada yang jiplak," tutupnya

(Renny Sundayani)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement