KEANGGUNAN alam bahari Kepulauan Maluku rasanya hampir tidak ada yang mengalahkan pamornya. Tapi jangan salah, di sana juga banyak warisan benteng kolonial sebagai wujud kenangan nyata.
"Selain wisata bahari, wisata budaya juga tidak kalah menarik. Banyak benteng-benteng sejarah di sekitar Kepulauan Maluku," ucap Sifri Magrib, Kasubag Perencanaan Badan Penanaman Modal Daerah Kepulauan Maluku kepada Okezone di Hall B, Jakarta Kemayoran Fair 2014, Jakarta, baru-baru ini.
VOC cukup menguasai Kepulauan Maluku dan meninggalkan jejak yang dapat diresapi wisatawan. Kemegahan benteng-benteng itu pun jadi bukti nyata saat meraih kemerdekaan Indonesia.
"Wisata budaya semacam ini memang sedang dikembangkan pemerintah," imbuhnya.
Wisatawan yang penasaran datang saja ke Pulau Saparua. Di sana ada Benteng Duurstede dibangun oleh Portugis pada 1676. Lalu, direbut VOC dan menjadi benteng pertahanan dan pusat pemerintahan VOC selama menduduki Saparua.
Tak hanya itu saja, di Banda Neira juga ada tiga benteng gagah buatan koloni. Adalah Benteng Hollandia, Benteng Belgica, dan Benteng Nassau yang jaraknya berdekatan.
(Tuty Ocktaviany)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.