SAAT ini masalah remaja tengah menjadi sorotan dan sangat kompleks di masyarakat. Misalnya, seperti tawuran yang semakin marak atau tindakan asusila. Lantas, bagaimana mengatasinya?
Data Badan Narkotika Nasional Tahun 2013 menunjukkan 22% dari 4 juta penduduk Indonesia penyalahguna narkoba atau sekira 880 ribu penyalahguna napza adalah remaja, pelajar, atau mahasiswa.
Menurut Kepala Badan Kependudukan Dan Keluarga Berencana Nasional, Prof. dr. Fasli Jalal, Ph.D.,Sp.GK, perlu adanya suatu langkah menyadarkan para remaja tersebut akan betapa pentingnya mengelola aset pribadinya. Hal ini mulai dari menjaga dirinya sendiri, pergaulan, pendidikan, dan masa depannya.
"Intinya, kaum muda penerus bangsa ini harus dapat merencanakan hidupnya ke depan," ujar Prof. dr. Fasli Jalal dalam seminar bertema "Keluarga Adalah Pilar Pertama dan Utama Dalam Membangun Bangsa" di Auditorium BKKBN Gedung Halim 1, Jakarta Timur, Selasa (26/11/2013).
"Hal ini demi mencapai suatu yang terbaik bagi dirinya sendiri, keluarga, masyarakat, dan negara," tambah Prof. dr. Fasli Jalal.
Oleh karena itu, good parenting menjadi sangat penting, yaitu di mana orangtua dapat memberikan kehangatan dalam keluarga, menyediakan kehidupan rumah tangga yang aman, dan membantu anak untuk memelajari norma-norma hidup.
Kemudian jika anak tidak belajar bagaimana berperilaku, mereka bisa memiliki kepribadian yang kurang baik, dan mungkin akan menjadi tidak bahagia dan frustasi.
(Tuty Ocktaviany)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.