Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Agar Bibir Tetap Cerah & Lembap

Genie , Jurnalis-Jum'at, 28 Juni 2013 |15:41 WIB
Agar Bibir Tetap Cerah & Lembap
Bibir segar (Foto: Google)
A
A
A

BIBIR cantik dan sehat adalah dambaan setiap orang. Namun, tak semua orang dikaruniai bibir yang indah dengan rona kemerahan. Seringkali bibir berubah warna menjadi hitam kebiruan. Bahkan, kadang-kadang kering dan pecah-pecah. Apa penyebabnya dan bagaimana cara mengatasinya?
 
Menurut dr. Deby Vinski, AAMS, pemilik sebuah klinik antiaging, bibir yang cantik terlihat lembut bercahaya, kenyal, berwarna merah muda, cerah, dan sehat. Bibir yang berubah menjadi hitam dan kering disebabkan oleh penggunaan kosmetik yang tidak cocok. ”Contohnya, penggunaan lipstik yang tidak cocok,” katanya.
 
Bahan yang tidak cocok yang terkandung dalam lipstik, jika digunakan dalam waktu yang lama, dapat membuat bibir menghitam. Keindahan bibir juga dipengaruhi oleh hormon estrogen, yaitu hormon yang dapat membantu proses perbaikan dan pergantian kulit (regenerasi). Semakin bertambahnya usia, terutama jika sudah memasuki usia menopause, kadar estrogen menurun tajam, sehingga proses regenerasi melemah dan lama-kelamaan akan berhenti.
 
Tanpa regenerasi, kulit tidak dapat melindungi dan melembapkan diri. Ini menyebabkan kulit mengkerut dan mengendur. Bibir juga dilapisi kulit tipis yang di dalamnya terdapat membran selaput lendir transparan, sehingga kulit bibir sangat sangat sensitif. Namun, bibir tidak dapat membentuk pertahanan efektif untuk selalu melembapkannya karena kulit tipisnya lapisan kulit bibir. Selain itu, bibir tidak memiliki lapisan kulit pelindung dari keringat dan minyak pada tubuh.
 
“Jadi, bahan asing yang tidak cocok dapat membuat warna bibir menjadi gelap. Selain itu, bibir juga mudah kering jika kekurangan cairan,” terangnya.
 
Bibir yang kering dan pecah-pecah bukan saja disebabkan oleh kurangnya cairan, melainkan juga oleh beberapa faktor lainnya, seperti membasahi bibir dengan air liur. “Air liur mengandung saliva yang membuat bibir semakin mongering,” katanya.
 
Bibir yang pecah-pecah ditandai dengan mengelupasnya lapisan tipis kulit bibir. Bibir yang pecah-pecah memicu keluarnya darah, kemerahan, peradangan pada bibir, serta memberikan sensasi seperti terbakar.
 
Masalah bibir kering ini biasanya dialami selama berpuasa. Menurut dr. Deby, hal ini terjadi karena selama menjalankan puasa, tubuh bisa mengalami dehidrasi. “Tapi hal ini dapat diatasi dengan banyak minum air putih saat sahur dan berbuka puasa,” katanya.
 
Dia menyarankan agar menggerakan bibir atas dan bawah berulang-ulang secara perlahan seakan-akan sedang mengunyah sesuatu.
 
”Ini akan membuat bibir terasa lebih lembap,” imbuhnya. Jika terlalu  kering, basahi bibir dengan sedikit air tanpa membatalkan puasa Anda. Atau gunakan lip balm untuk melembabkan bibir.
 
Lalu bagaimana mencegah bibir yang mengalami hitam? Rutinlah membersihkan bibir setelah menggunakan lipstik dengan pembersih khusus bibir. “Karena sisa-sisa lipstik yang tertinggal dapat membuat bibir tampak kehitaman,” katanya.
 
Sedangkan untuk menghindari dermatitis kontak (kondisi yang disebabkan karena allergen), dia menganjurkan orang untuk mencoba lipstik pada kulit belakang telinga sebelum membelinya. Setelah itu, diamkan selama 24 jam. “Bila terasa gatal dan perih, berarti Anda tidak cocok menggunakan lipstik tersebut," katanya.

(Tuty Ocktaviany)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement