Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Wawancara Eksklusif

Kisah Jusuf Kalla Menolak Pakaian Jas

Gita Ramadian , Jurnalis-Selasa, 02 April 2013 |21:09 WIB
Kisah Jusuf Kalla Menolak Pakaian Jas
Jusuf Kalla (Foto: Aries/Okezone)
A
A
A

SETELAH mengumumkan kebijakan larangan penggunaan jas, Jusuf Kalla dibuat bingung karena harus menghadiri pernikahan anak presiden. Apa yang terjadi?

Sebagai seorang pejabat, nama Jusuf Kalla memang tak asing lagi di telinga masyarakat. Mantan Wakil Presiden ini dikenal karena beberapa kebijakannya yang kerap menyita perhatian khalayak. Salah satunya,larangan penggunaan jas pada para pejabat.

Namun, hal ini bukannya tak menimbulkan dilema pada dirinya sendiri. Pasalnya, pria 70 tahun ini sempat dihadapkan pada pilihan sulit yang seakan menguji keputusannya.

"Saat itu saya diminta jadi saksi pernikahan Agus  Harimurti (putra sulung Presiden Susilo Bambang Yudhoyono). Terjadi pertentangan dalam diri saya, karena baru mengumumkan larangan memakai jas," tutur Ketua Umum Palang Merah Indonesia (PMI) ini saat wawancara eksklusif dengan Okezone di Kantor Pusat PMI, Jalan Gatot Subroto, Jakarta, beberapa waktu lalu.

Hal ini tentu masuk akal, sebab acara ini tentu bersifat formal. Namun di sisi lain, pria yang kerap disapa JK ini merasa harus menaati peraturan yang dibuatnya sendiri. 
"Saya tahu banyak wartawan yang akan datang dan melihat apa yang saya pakai," kenangnya.

Setelah berpikir panjang, mantan Ketua Umum Partai Golkar ini memutuskan untuk tetap mengikuti peraturan.
"Akhirnya saya tetap pakai batik, walaupun sepertinya berbeda, karena semua yang datang pakai jas. Tapi tidak apa-apalah," katanya sambil tersenyum.

(Tuty Ocktaviany)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement