Karlie Kloss (Foto: Dailymail)
MAJALAH Jepang, Numéro menggunakan Karlie Kloss sebagai model untuk edisi Oktober. Namun karena tubuhnya dinilai terlalu kurus, Numéro pun menggunakan trik agar Kloss terlihat lebih berisi.
Dalam foto asli majalah
Numéro yang diambil oleh fotografer Greg Kadel itu menunjukkan Kloss sedang bersandar dengan tangan di belakang kepala. Tulang rusuk dan tulang leher Kloss terlihat menonjol.
Namun, Numéro kini telah memperhalus foto tersebut dengan membuat Kloss tampak lebih sehat dan menghilangkan tulang rusuk dan lehernya.
Beberapa orang mengkritik langkah Numéro dan menilainya berlebihan. Namun, editor majalah
Número, menganggap ini sebagai langkah pencegahan untuk menghindari kehebohan yang terakhir kali muncul ketika Kloss telanjang di majalah
Vogue Italia.
Karlie Kloss (20) memang tidak asing lagi dengan dengan orang-orang yang mengkritisi tubuhnya, seperti dilansir
Dailymail.
Sebelumnya pada Desember 2011, Kloss tampil dalam majalah
Vogue Italia dengan fotografer Steven Meisel. Dalam fotonya, tulang pinggul dan pinggang Kloss yang sangat kecil dan menonjol memicu perdebatan sengit, terutama setelah muncul di
website pro-anoreksia.
Begitu
Vogue Italia menyadari bahwa gambar Kloss telah muncul di situs yang mengompori orang-orang agar menjadi kurus seperti model,
Vogue menarik gambar tersebut dari situsnya.
Beberapa bulan kemudian, editor
Vogue Italia, Franca Sozzani mengaku dengan memberi pidato kepada mahasiswa di Harvard University bahwa “
fashion menjadi salah satu penyebab” anoreksia.
Sozzani membahas ketergantungan industri mode yang memuliakan tubuh kurus hingga menjadi titik di mana semua orang sekarang menerima tubuh kurus menjadi standar estetika yang sepenuhnya normal dan sesuatu yang dicita-citakan.
(Tuty Ocktaviany)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.