Saatnya konsumsi tahu (Foto: Corbis)
TAHU merupakan sumber protein yang baik karena terbuat dari kedelai. Tahu juga salah satu sumber nutrisi yang baik bagi tubuh.
Mengonsumsi bahan makanan/minuman dari kedelai dapat membantu mencegah patah tulang pada wanita yang sudah menopause. Sebuah penelitian besar terhadap lebih dari 24.000 wanita menunjukkan bahwa protein kedelai sangat bermanfaat untuk kesehatan tulang dalam beberapa tahun pertama setelah seorang wanita mencapai menopause.
Subjek dalam penelitian ini ialah wanita berusia 40 sampai 70 tahun. Dalam studi kesehatan wanita Shanghai yang diikuti selama beberapa tahun, ada sekira 1.770 laporan mengenai patah tulang.
Para peneliti menyesuaikan usia dengan faktor risiko osteoporosis, status sosial ekonomi, dan pola makan selain makanan kedelai. Mereka menemukan bahwa wanita yang mengonsumsi kedelai punya risiko lebih kecil untuk menderita patah tulang.
Dalam waktu 10 tahun menopause, konsumsi kedelai tinggi dikaitkan dengan penurunan 50 persen dalam risiko patah tulang. Dr Xiao-Ou Shu, seorang profesor di departemen kedokteran di Vanderbilt, menunjukkan bahwa
American Heart Association and Administration baru-baru ini merekomendasikan dengan mengonsumsi 25 gram protein kedelai setiap hari dapat mencegahan penyakit jantung. Begitu yang dilansir
NewYork Times.
Dikatakan Dr. Shu, hal itu lebih dari cukup untuk menjamin perlindungan terhadap patah tulang. “Tingkat konsumsi wanita di atas 20 persen dalam penelitian kami setara dengan dua cangkir susu kedelai per hari atau tiga perempat dari sepotong tahu,” katanya.
Dalam satu cangkir susu kedelai mengandung sekira 6,6 gram protein kedelai dan sepotong tahu mengandung sekira 16 gram. Meskipun jumlah protein kedelai dapat bervariasi, Dr. Shu megungkapkan bahwa konsumsi kedelai harus terus ditingkatkan, khususnya untuk para wanita.
(ina)(Tuty Ocktaviany)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.