Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Geliat Perkembangan Majalah Fesyen Indonesia

Chaerunnisa , Jurnalis-Minggu, 30 Maret 2008 |11:49 WIB
Geliat Perkembangan Majalah Fesyen Indonesia
A
A
A

PERKEMBANGAN media sangat pesat. Salah satunya adalah majalah lifestyle yang bidikannya ditujukan untuk para wanita. Majalah yang mengulas gaya hidup di seluruh belahan dunia ini sudah tidak terhitung jumlahnya.

Bagi mereka yang memang selalu mengikuti perkembangan tren baik fesyen dan kecantikan, majalah seperti itu wajib dibaca. Menjawab kebutuhan tersebut, PT Trinaya Tirta launching majalah Elle Indonesia.

"Elle merupakan on the world bigest fashion magazine, jadi memang porsi besar majalah ini adalah fesyen. Tapi selain fesyen juga kita ada beauty, health dan feature. Dan majalah ini memang bukan hanya yang sekadar fesyen yang membidik high end sehingga hanya membuat orang bermimpi. Tapi kita memang mau menampilkan yang accessible," kata Adeline Juni Mewengkang, Editor in Chief Elle Indonesia ketika ditemui okezone di hotel bergenggsi yang berada di kawasan Sudirman, Jakarta Selatan, Jumat (28/3/2008).

Menurutnya, majalah dengan 200 halaman full colour ini down to earth yang memberi tren perkembangan fesyen dunia kepada orang Indonesia. "Masyarakat Indonesia pasti suka dengan majalah ini karena tidak hanya sekedar memberi mimpi, tapi lebih informatif. Apalagi kita sangat mengerti apa yang dibutuhkan perempuan Indonesia," jelasnya seraya berpromosi.

Masih menurutnya, maraknya majalah bertaraf internasional yang sudah ada versi Amerika dan Prancis, menjadi salah satu alasan mengapa Elle Indonesia keluar untuk meramaikan pangsa pasar di Indonesia.

"Kami ingin memberikan pilihan pada perempuan di Indonesia. Karena majalah fesyen meski mungkin ada beberapa yang dari Amerika, tapi kita ingin menampilkan majalah fesyen yang asalnya dari Prancis yang merupakan pusat fesyen. Karena Elle itu dari Prancis dan sudah 63 tahun eksis di 69 negara, jadi kita ingin memberikan angin segar. Kita juga mengambil content­content dari seluruh dunia yaitu Jerman, Italia, New York dan Paris, ungkap wanita yang akrab disapa Adel ini.

Majalah yang membidik pangsa pasar kelas A-B berusia 24-39 tahun itu dapat diperoleh dengan harga Rp35 ribu. "Dengan bidikan yang jelas yaitu untuk perempuan yang berjiwa stylish, sophisticated, open minded, dan inovatif," bebernya.

Dalam acara yang dihadiri oleh fashion designer, jajaran model-model ternama dari dalam dan luar negeri, public figure serta para fashionista itu, acara yang menggangkat tema Paris disulap dalam bentuk Paris yang sesungguhnya. Bahkan, seluruh model yang berlenggok di atas catwalk mengenakan hasil rancangan desainer bertaraf internasional seperti Guess, Massimo Dutti, Mango, Banana Republic, Star Debenhams, Valentino, Cavalli, Hugo Boss hingga Celine.

Tak hanya itu saja, acara ini diramaikan oleh penampilan para public figure untuk menjadi host. "Dalam acara ini sebenarnya ingin menampilkan model dari dunia fesyen dan para fashion designer juga, makanya kita tampilkan 10 host. Ada Beckie Tumewu, Ola Tian, Luna Maya, Suwandi, Artika, Olga Lydia, Caroline Zachrie serta Alien sebagai MC. Mereka mewakilkan perempuan Elle dengan memakai hasil rancangan dari para desainer Indonesia. Jadi brand Indonesia juga kita libatkan dalam acara ini," pungkasnya.

(M Budi Santosa)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement