Ini Bahayanya jika Gunakan Spons Cuci Piring yang Sudah Rusak

Niko Prayoga , Jurnalis
Jum'at 26 Juni 2026 18:05 WIB
Spons cuci piring. (Foto: Freepik)
Share :

SPONS cuci piring menjadi alat yang lumrah digunakan oleh masyarakat. Namun, penggunaan spons juga perlu diperhatikan.

Jangan sampai kamu menggunakan spons cuci piring yang sudah rusak. Bahaya tak main-main bisa mengintai kamu.

1. Bahaya Gunakan Spons Cuci Piring yang Rusak

Influencer sekaligus praktisi bisnis lingkungan, Bang Sap, dalam unggahan di akun Instagramnya mengatakan bahwa saat kita menggunakan spons untuk mencuci piring ada jutaan partikel mikroplastik yang ikut menempel pada piring atau alat dapur lain yang dicuci.

"Tiap kali digosok, spons ini melepas partikel plastik super kecil yang ikut nempel ke piring dan masuk ke makananmu,” kata Bang Sap, dikutip Jumat (26/6/2026).

Bang Sap menjelaskan, spons sebetulnya berbahan dasar dari busa poliuretan. Setiap bergesekan dengan piring seratnya akan rontok menjadi serpihan halus bernama mikroplastik.

“Mata kita memang nggak bisa lihat, tapi jumlahnya nggak sedikit. Dan makin lama dipakai, makin parah,” ucap dia.

Serpihan itu menempel pada piring dan semakin parah jika spons yang digunakan sudah mulai rusak atau hancur. Kondisi tersebut berbahaya bagi tubuh apalagi jika mikro plastik yang menempel ikut termakan dan masuk ke tubuh.

“Spons yang udah mulai rusak, kasar, atau hancur di pinggirnya, justru ngerontokin lebih banyak partikel. Jadi, spons butut yang kamu pakai berbulan-bulan demi hemat itu, sebenarnya paling banyak ngasih bahaya buat tubuhmu sendiri,” jelas Bang Sap.

 

2. Mikroplastik Ditemukan dalam Tubuh Manusia

Ia menjelaskan, berdasarkan sebuah studi pada tahun 2026, terdapat jutaan rumah tangga yang melepaskan ratusan ton mikro plastik. Bahkan, mikroplastik sampai bisa ditemukan di dalam tubuh manusia.

"Studi tahun 2026 dari Universitas Bonn menemukan jutaan rumah tangga melepaskan ratusan ton mikroplastik per tahun cuma dari nyuci piring doang. Dan partikel ini udah ditemukan di darah, di usus, bahkan di plasenta manusia. Ngeri kali,” jelas dia.

Maka dari itu, Bang Sap menyarankan agar tidak menggunakan spons cuci piring sampai rusak. Lebih baik mengganti sposn secara berkala guna meminimalisir banyaknya mikro plastik yang menempel.

“Pokoknya, jangan pakai satu spons sampai butut. Begitu rusak, ganti. Sayangi dompet iya, tapi sayangi juga tubuhmu. Karena bersih itu nggak cukup dilihat dari mata. Yang kelihatan mengkilap belum tentu bebas dari yang nggak kelihatan,” pungkas dia.

(Djanti Virantika)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Women lainnya