BINTANG Persib Bandung, Ramon Tanque, jadi sorotan karena ikut pilates. Ternyata, pilates punya sederet manfaat untuk para atlet loh.
Hal ini disampaikan langsung oleh Pilates Instructor Ramon Tanque, yakni Mellyana Rompies B.Eng, dalam acara Morning Zone yang tayang di Youtube Official Okezone. Dia ungkap manfaat pilates yang dijalani Ramon Tanque untuk otot dan performa saat bertanding.
Ya, aktivitas Ramon Tanque belakangan jadi sorotan penggemar. Di Instagram pribadinya, dia kerap membagikan momen tengah melakukan latihan pilates.
Kegiatan ini jadi sorotan karena dinilai bisa berdampak bagus terhadap performa Tanque di lapangan. Alhasil, dia bisa tampil lebih gacor hingga bahkan jadi mesin gol Persib Bandung.
Menurut Mellyana, manfaat utama pilates bagi atlet terletak pada aspek mobility. Dengan begitu, tubuh mampu bergerak dengan lebih bebas dan efisien.
Berbeda dari stretching biasa, pilates menggabungkan peregangan sekaligus penguatan otot dalam satu latihan. Dengan metode ini, tubuh tidak hanya menjadi lebih fleksibel, tetapi juga tetap stabil dan kuat.
“Buat para atlet, pentingnya pilates adalah mobility. Jadi biasanya mereka hanya stretching. Tapi di pilates prinsipnya stretching while strengthening,” ucap Mellyana dalam acara Morning Zone.
Latihan pilates juga disebut Mellyana dapat membantu atlet kembali ke lapangan atau aktivitas latihan mereka dengan lebih nyaman dan smooth. Dengan latihan yang tepat, atlet biasanya akan merasa tubuh lebih bugar dan lebih siap menjalani aktivitas fisik intens.
“Jadi stretching sambil menguatkan. Dia bisa langsung masuk kembali ke lapangan, ke aktivitas dia, performa dia, latihan dia secara atlet biasa, itu smooth, lebih lancar. Harusnya sih kalau misalkan dengan latihan yang tepat, dia ngerasa lebih bugar, lebih enak untuk masuk kembali,” jelas Mellyana.
Bahkan, manfaat lainnya adalah risiko cedera pada atlet seperti Ramon Tanque bisa diminilkan. Selain meningkatkan kelenturan dan kekuatan, pilates juga membantu menjaga keseimbangan tubuh, fokus, hingga body awareness atlet.
“Risiko cederanya juga bisa diminimalisir. Bisa menjaga fokusnya, keseimbangan tubuh, dan juga secara keseluruhan dia akan lebih aware,” ucap Mellyana.
“Anggap aja kalau misalkan kalian tahu karet, karena karet kan elastis. Kalian pernah lihat nggak karet gelang yang sudah lama mungkin kena panas matahari sampai jadi kaku banget. Itu gampang banget putus. Itu sama seperti badan kita. Jadi kalau misalkan dia latihan, terlalu latihannya untuk kekuatan, kekuatan, kekuatan, stiff kan gininya ototnya, tapi juga mudah untuk cedera,” tutupnya.
(Djanti Virantika)