Viral Sepatu Mewah LV Bupati Tulungagung Disita KPK, Netizen Sebut Barang KW

Mei Sada Sirait, Jurnalis
Senin 13 April 2026 07:01 WIB
Viral Sepatu Mewah LV Bupati Tulungagung Disita KPK, Netizen Sebut Barang KW (Foto: X)
Share :

JAKARTA - Kasus operasi tangkap tangan (OTT) KPK yang menjerat Bupati Tulungagung, Gatut Sunu Wibowo mencuri perhatian warganet. Tak hanya soal kasus korupsinya, namun barang-barang bermerek milik Gatut seperti koleksi sepatu mewah juga menjadi sorotan.

Pasalnya, dalam konferensi pers di Gedung Merah Putih KPK pada Sabtu (11/4/2026), penyidik memamerkan sejumlah barang bukti, termasuk empat pasang sepatu bermerek internasional seperti Louis Vuitton. Nilainya pun tak main-main, yaitu mencapai Rp129 juta.

Fenomena ini juga menjadi perbincangan di akun X setelah diunggah oleh akun @bung_madin. Dalam cuitannya yang dikutip pada Minggu (12/4/2026), akun tersebut menyoroti sederet barang mahal Gatut mulai dari gesper hingga sepatu branded.

"SADIS! KEKAYAAN & BARANG MEWAH BUPATI TULUNGAGUNG

Gue bongkar: Pemerintahan Tulungagung dlm keadaan krisis pemerintahan, 16 orang kena OTT. Yg gue gak habis pikir kekayaan Gatut Sunu Wibowo mencapai 20 miliar lebih.

Coba lihat gespernya," cuit akun X @bung_madin.

Namun menariknya, cuitan itu justru ramai dibanjiri komentar warganet yang nyinyir. Mereka menilai sepatu tersebut tampak seperti barang tiruan (KW) dan disebut tidak cocok dipakai oleh sang kepala daerah.

“Tidak keren, fisiknya tidak menunjang penampilannya secara keseluruhan, outfitnya meskipun asli terlihat seperti KW,” tulis akun X @idna***.

“Positip thinking ajah. Mungkin itu beli yg KW (UMKM biar maju),” tulis akun X @nugo_r***.

“tapi mohon maaf, sy pikir yg mereka pakai barang2 KW. ternyata asliii toh? kayak gak pantes gitu,” tulis akun X @cattycat****.

Namun, di sisi lain, ada pula warganet yang memberikan komentar dan seolah tidak terkejut dengan kekayaan Gatut. Apalagi, ia dikenal memiliki beberapa usaha sebelum menjabat sebagai Bupati Tulungagung.

Sementara itu, KPK menegaskan bahwa barang-barang tersebut diduga dibeli dari hasil pemerasan terhadap pejabat daerah, di mana kasus tersebut kini tengah didalami lebih lanjut dalam proses hukum.

(Kurniasih Miftakhul Jannah)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Women lainnya