SEJAK dulu, pasti kita sering mendengar prinsip 'belum lima menit', ketika makanan terjatuh. Prinsip tersebut ketika makanan jatuh di lantai dianggap masih bersih dan bisa dimakan.
Apakah itu benar? Dokter sekaligus konten kreator dr Nadia Alaydrus memberi tanggapan terkait hal itu di lama Instagram pribadinya.
"Makanan jatuh belum lima menit bisa dimakan dan belum dikerubungi kuman, emang iya?," ujar dr Nadia seperti dikutip dari Instagram @nadialaydrus, Minggu (14/7/2024).
Dalam video tersebut, dr Nadia menjelaskan tentang sebuah penelitian yang membuat eksperimen empat jenis makanan, yakni roti, semangka, roti dengan mentega, dan permen. Makanan tersebut ditaruh di permukaan yang berbeda, antara lain stainless steel, ubin, kayu, dan karpet.
"Penelitian itu dilakukan untuk mengukur perpindahan baketir dari 1, 5, 30, dan 300 detik," tutur dr Nadia.
Dokter Nadia menambahkan dari penelitian tersebut hasilnya variatif. Ternyata makanan yang sudah jatuh kurang dari satu detik sudah dikerubungi bakteri dan kuman, seperti E Coli, dan Salmonella yang dapat menyebabkan diare dan demam.
"Semakin lama waktu (makanan jatuh) itu menyebabkan perpindahan bakterinya dari berbagai jenis permukaan dan makanan semakin tinggi. Apalagi sampai 300 detik alias lima menit. Kurang satu detik aja sebaiknya jangan dimakan," ucapnya.
Jadi sekarang sudah paham ya kalau makanan yang jatuh sebaiknya tidak dimakan. Karena sudah dihinggapi oleh kuman dan bakteri.
"Harus hati-hati dan jangan percaya sama mitos," katanya.
(Leonardus Selwyn)