Kuman Tuberkulosis Bisa Menular Lewat Air Liur? Ini Penjelasannya

Syifa Fauziah, Jurnalis
Senin 01 Juli 2024 04:00 WIB
Kuman tuberkulosis bisa menular lewat liur? (Foto: Freepik.com)
Share :

TUBERKULOSIS atau TB adalah penyakit yang disebabkan oleh infeksi bakteri Mycobacterium tuberculosis. Bakteri tersebut dapat masuk ke dalam paru-paru dan mengakibatkan pengidapnya mengalami sesak napas disertai batuk kronis.

TB merupakan penyakit menular. Biasanya Bakteri TB ditularkan melalui droplet yang terinfeksi di udara. Begitu tetesan ini memasuki udara, siapa pun di dekatnya dapat menghirupnya.

Seseorang dengan TB dapat menularkan bakteri melalui bersin, batuk, berbicara, dan nyanyian. Lantas apakah air liur yang sudah tetap mengering masih bisa menularkan bakteri TB?

Dokter Spesialis Paru, Prof. Dr. dr. Erlina Burhan, M.Sc., Sp.P(K) menjelaskan pada pasien TB, kuman itu bisa terdapat pada dahaknya, tapi kadang-kadang kalau kumannya terlalu banyak bisa ditemukan pada air liur.

“Itulah makanya kami para dokter sering menasihati pasien agar tidak membuang dahak sembarangan,” ujar dr Erlina seperti dikutip dari akun X @erlinaburhan, Senin (1/7/2024).

Sebagai dokter tentunya memiliki alasan pasien TB tidak boleh membuang dahaknya sembarangan. Lantaran khawatir air liur atau dahak itu masih mengandung banyak kuman.

“Sehingga pada kondisi tertentu yakni saat dahak atau air liurnya kering, kumannya masih bertahan dan menguap ke udara kemudian terhirup oleh orang lain,” tuturnya.

Namun bagi pasien TB yang membuang air liur atau dahaknya di luar ruangan biasanya kuman TB itu mati oleh sinar matahari.

“Jadi kalau air ludahnya atau dahaknya dibuang kemudian terpapar sinar matahari yang sangat kuat, biasanya walaupun mengering, kumannya akan mati,” katanya.

(Leonardus Selwyn)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya