Banyak Pasien TB Jalani Terapi Pengobatan Hampir Setahun, Ini Penyebabnya

Syifa Fauziah, Jurnalis
Rabu 29 Mei 2024 21:00 WIB
Durasi pengobatan pasien tuberkulosis. (Foto: Freepik.com)
Share :

TUBERKULOSIS atau TB merupakan penyakit yang disebabkan oleh Mycobacterium tuberculosis. Bakteri tersebut dapat masuk ke dalam paru-paru dan mengakibatkan pengidapnya mengalami sesak napas disertai batuk kronis.

Penyembuhan penyakit ini biasanya melakukan terapi obat selama enam sampai sembilan bulan. Panduan pengobatan standar enam bulan. Obat yang biasanya digunakan pada pasien TBC saat ini merupakan kombinasi dari isoniazid, rifampisine, pirazinamid, dan etambutol atau yang disingkat 2HRZE/4HR.

Meskipun pengobatannya sudah sangat singkat, namun masih ada saja pasien TB yang masih menjalani pengobatan hingga hampir setahun. Hal itu diceritakan Dokter Spesialis Paru, Prof. Dr. dr. Erlina Burhan, M.Sc., Sp.P(K) dalam cuitannya di X @erlinaburhan.

“Seorang bumil cerita kalau ia merupakan pasien TB paru yang hampir setahun minum obat TB. Katanya paru-paru sebelah kirinya belum sembuh 100%, sedang yang kanan sudah bersih,” tulis dr Erlina dalam cuitannya seperti dikutip pada Rabu (29/5/2024).

Lantas kenapa yah pengobatan TB bisa sampai hampir setahun?

“Pada pasien TB yang luas, artinya di kiri dan kanan paru ada kelainan TB, kadang-kadang memang membutuhkan pengobatan lebih dari enam bulan. Jadi kemungkinan sembilan bulan atau bahkan satu tahun,” tutur dr Erlina.

Namun dr Erlina mengatakan kalau TB paru biasanya tidak lebih dari setahun. Apalagi kalau sudah bersih.

“Kalau hanya tersisa fibrosis biasanya tidak akan hilang. Jadi jangan sampai Anda minum obat sampai fibrosisnya hilang. Pada TB, fibrosisnya itu tidak hilang, tapi akan menetap,” kata dr Erlina.

(Leonardus Selwyn)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya