CACA Tengker dikenal sebagai sosok celebrity mom yang sangat memperhatikan isu-isu soal parenting. Bahkan ibu dua anak itu juga sangat memperhatikan kesehatan pencernaan kedua anaknya.
Sebab, wanita dengan nama asli Alsi Mega Marsha Tengker itu meyakini bahwa kesehatan pencernaan memiliki peran yang signifikan terhadap tumbuh kembang si kecil. Maka Caca Tengker ingin selalu memastikan kedua putri kecilnya selalu memiliki sistem pencernaan yang sehat.
Adik dari Nagita Slavina ini juga membagikan beberapa tips untuk menjaga agar pencernaan kedua buah hatinya tetap sehat dan bebas dari gangguan. Salah satu tipsnya yaitu dengan memberikan contoh kepada sang buah hati untuk rajin makan sayur dan buah.
Perilaku anak adalah cerminan dari kedua orangtuanya, oleh karenanya orangtua harus bisa menjadi teladan bagi anak-anaknya dengan membiasakan makan sayur dan buah di depan sang buah hati.
Caca Tengker melakukan cara ini di depan kedua anaknya. Dia pun membiasakan kedua putrinya untuk mengkonsumsi makanan utuh dibandingkan makanan olahan yang bisa berbahaya bagi kesehatan usus anak.
“Tapi yang paling utama itu adalah mencontohkan. Aku sebisa mungkin ikut makan sayur dan buah di depan anak-anak aku. Dari semenjak kecil sudah dibiasakan untuk mendahulukan makanan yang asli dan keliatan bentuk benerannya yang gak terlalu banyak diolah,” kata Caca Tengker dalam Media Gathering ‘Bebelac Digestive Week 2024’, di Jakarta Selatan, Jumat 24 Mei 2024.
Wanita 35 tahun itu mengaku ketika kedua putrinya belum kenal dengan makanan atau minuman manis, mereka sangat senang makan buah karena rasanya yang manis. Namun tak dipungkiri, ketika sudah kenal dengan pemanis buatan, anak-anak cenderung tertarik dan ketagihan untuk memakannya.
Akan tetapi, Caca Tengker menyarankan para orangtua untuk pelan-pelan mengurangi makanan yang mengandung pemanis buatan di keseharian anak.
“Ketika dikenalkan sama gula buatan kan manisnya lebih kuat dan anak itu kan akan mudah terstimulasi sama sesuatu yang kuat, udah pasti mereka akan memilih ke situ. Tapi kalo emang udah dikurangin, biasanya mereka akan balik lagi ke buah,” katanya.
Selain itu, Caca Tengker juga menerapkan pola asosiasi. Dia mengaitkan sebab dan akibat dari makan makanan yang tidak sehat atau terlalu banyak gula terhadap dampak kesehatan yang dirasakan sang buah hati.
“Sesekali boleh lah, tapi abis itu aku observasi perilakunya. Aku tanya abis makan apa dan aku kaitkan ke dampak yang ia rasakan entah gatal-gatal atau moodnya berubah. Baru aku kasih tau berarti apa yang menurut mereka enak belum tentu baik untuk kesehatan,” ujar Caca Tengker.
Setelah itu, si kecil dapat dengan sendirinya memahami kebutuhan tubuhnya serta mengenali tanda-tanda atau efek dari makanan tidak sehat pada tubuhnya sendiri.
“Nanti dibandingkan sama mereka ketika lagi makan-makanan yang sehat. Mereka jadi bisa mengasosiasikan sendiri ke depannya. Aku mencoba bantu kenalin asupan-asupan sehat agar mereka mengerti dan sadar terhadap tanda-tanda ke badan mereka,” tutur Caca Tengker.
Dengan menerapkan berbagai kebiasaan tersebut, maka sistem pencernaan anak bisa jauh lebih sehat dan tumbuh kembangnya jadi lebih optimal. Caca Tengker juga mengimbau para orangtua untuk membangun komunikasi yang sehat agar orangtua dan anak saling mengerti.
“Tapi jangan dipojokin juga, tapi bangun komunikasi sehat dengan anak biar bisa lebih paham mana yang baik dan gak baik,” tuturnya.
(Leonardus Selwyn)