SELEBGRAM Chandrika Chika baru saja diamankan oleh Polres Metro Jakarta Selatan diduga terlibat kasus penyalahgunaan narkoba. Tak sendirian, Chandrika Chika diringkus bersama dengan lima orang temannya di sebuah hotel di kawasan Karet Kuningan Jakarta.
Para pelaku telah diamankan dan dilakukan pemeriksaan lebih lanjut terkait dengan penyalahgunaan narkoba. Pihak kepolisian telah mengamankan sebuah pods atau rokok elektif yang berisikan cairan ganja. Kabarnya pods berisikan ganja itu digunakan secara bersamaan oleh keenam tersangka tersebut.
Lantas, apa bahaya yang ditimbulkan dari pods ganja bagi kesehatan?
Melansir Verywell Health, Selasa (23/4/2024), vaping atau pods ganja bisa menyebabkan munculnya penyakit paru-paru, seperti EVALI dan cedera paru-paru. EVALI merupakan sebuah kondisi medis serius ketika paru-paru mengalami kerusakan akibat zat yang terkandung di dalam rokok elektronik atau produk vaping.
Risiko vape, pods, atau rokok elektrik bisa lebih besar pada paru-paru apabila menggunakan cairan ganja. Beberapa ahli mengungkap bahwa rontgen dada orang-orang dengan EVALI menunjukkan adanya tanda-tanda iritasi paru-paru oleh bahan kimia berminyak, yang mungkin mencakup vitamin E asetat dan minyak THC itu sendiri.
Adapun beberapa gejala yang muncul jika seseorang mengalami EVALI, seperti sesak napas atau napas dangkal dan cepat, batuk, nyeri dada, demam dan menggigil, diare, mual dan muntah, sakit perut, hingga detak jantung cepat.
Selain mengalami kecanduan, orang-orang yang vaping atau pods ganja juga bisa mengalami gangguan fungsi otak. Pasalnya penggunaan ganja bisa berdampak langsung pada pemikiran, perhatian, memori, koordinasi, dan persepsi waktu seseorang. Lebih lanjut, risiko kanker juga bisa menghantui apabila penggunaan jangka panjang dan sempat mengalami kerusakan paru-paru.
(Leonardus Selwyn)