Viral Obat Sakit Kepala Dikaitkan dengan Anemia Aplastik, Ini Tanggapan Dokter

Wiwie Heriyani, Jurnalis
Kamis 18 April 2024 13:00 WIB
Heboh obat sakit kepala sebabkan anemia aplastik. (Ilustrasi: Freepik.com)
Share :

BELUM lama ini ramai di media sosial X cuitan obat sakit kepala yang dikaitkan dengan kondisi anemia aplastik. Akun X tersebut juga membagikan salah satu merek obat sakit kepala yang cukup familiar, yakni Paramex.

Dalam keterangan postingan tersebut juga disebutkan, masyarakat diimbau untuk tidak terlalu sering mengonsumsi salah satu obat sakit kepala tersebut. Pasalnya, disebutkan obat sakit kepala tersebut memiliki efek samping tambahan yakni anemia aplastik.

“kindly reminder untuk teman-teman semuanya, jangan terlalu sering konsumsi obat ini yaaa. sender perhatiin ternyata keterangan efek sampingnya ditambahin, berisiko anemia aplastik,” tulis akun @tanyalr.

“Kalo minum obat yg beredar di pasaran, mohon dibaca semua keterangannya untuk jaga-jaga ya,” tulis akun tersebut.

Cuitan tersebut lantas viral dan membuat banyak netizen sempat khawatir. Isu ini juga membuat beberapa pihak ikut buka suara, tidak terkecuali dari dokter. Dokter Gia Pratama Putra mengatakan, mengonsumsi obat sakit kepala belum tentu terkena anemia aplastik.

Apalagi, obat sakit kepala yang beredar di pasaran telah memiliki label khusus yang sudah diperuntukkan sesuai masing-masing kebutuhan pasien.

“Lagi ramai bahas Anemia Aplastik dan beberapa obat obatan sakit kepala yang beredar di pasaran, yuk kita bahas. Apakah yang meminum obat sakit kepala pasti terkena anemia aplastik? Ya tentu enggak,” ujar dr. Gia, melalui cuitan di akun X miliknya, @GiaPratamaMD, Kamis, (18/4/2024).

“Itulah manfaatnya kita mengerti label obat: Hijau itu obat yang bisa dibeli tanpa resep, Biru itu obat yang bisa dibeli tanpa resep tapi jumlahnya terbatas, Merah itu harus pakai resep,” tuturnya.

Lulusan Fakultas Kedokteran Universitas Yarsi ini juga menjelaskan, selama obat sakit kepala yang dikonsumsi pasien resmi dan dibeli dari apotek, serta sesuai dengan indikasi dan dosis, obat tersebut pada dasarnya masih tergolong aman untuk dikonsumsi.

“Prinsipnya selama obatnya resmi dari apotik, sesuai sama indikasinya dan sesuai dosisnya, ya aman kalau memang diperlukan minum obat saat sedang sakit kepala. Tidak akan kita tiba-tiba jadi penderita anemia aplastik,” katanya.

Dokter Gia juga menjelaskan, anemia aplastik sendiri merupakan kondisi langka, di mana sumsum tulang belakang berhenti memproduksi sel darah merah yang berfungsi membawa oksigen ke seluruh tubuh.

Penyebab anemia aplastik bisa dipicu dari berbagai macam faktor. Namun, menurut dr.Gia, penyebab umum rusaknya sumsum tulang adalah imun yang menyerang sel punca di dalam sumsum tulang. Karena penyakit ini dipicu oleh imun yang menyerang bagian tubuh sendiri, anemia aplastik dapat dikategorikan sebagai salah satu penyakit autoimun.

“Anemia aplastik itu kondisi LANGKA dimana sumsum tulang tidak memproduksi cukup sel darah merah, putih, dan trombosit. Penyebabnya macam-macam tapi terserangnya adalah Autoimun,” katanya.

(Leonardus Selwyn)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya