TERAPI kanker yang paling banyak dipakai di dunia menarik untuk diulas. Kanker merupakan masalah kesehatan global yang dapat menyebabkan kematian di seluruh dunia. Pada 2020, diperkirakan terdapat sekitar 10 juta kematian akibat kanker secara global.
Penyakit yang kompleks dan serius ini memerlukan penanganan medis yang tepat dan cermat. Kanker yang telah di angkat tetap masih harus menjalankan perawatan lain seperti terapi. Melansir dari berbagai sumber pada Senin (18/3/2024), berikut empat terapi kanker yang paling banyak dipakai di dunia.
1. Kemoterapi
Salah satu jenis terapi yang umum digunakan adalah kemoterapi. Kemoterapi merupakan terapi konvensional yang mengacu pada penggunaan obat-obatan untuk mengobati kanker. Obat yang menyebar ke seluruh tubuh dapat membunuh sel kanker yang telah jauh menyebar dari tumor aslinya ke bagian tubuh.
Sekedar informasi, dahulu satu-satunya jenis obat yang dapat mengobati kanker hanyalah kemoterapi tradisional atau standar. Saat ini Kemoterapi tradisional masih merupakan cara terbaik untuk mengobati banyak jenis kanker. Jika memungkinkan, kemoterapi dapat menyembuhkan kanker hingga tidak muncul kembali.
Namun, jika penyembuhan tidak memungkinkan, kemo hanya digunakan untuk mengecilkan atau menghentikan pertumbuhan dan penyebaran kanker. Selain itu, kemoterapi juga dapat digunakan untuk meringankan gejala yang disebabkan oleh kanker stadium lanjut.
2. Terapi Radiasi
Terapi radiasi adalah salah satu pengobatan kanker yang paling umum. Terapi ini menggunakan partikel atau gelombang berenergi tinggi untuk menghancurkan atau merusak sel kanker.
Radiasi juga dapat membantu meringankan gejala yang ditimbulkan oleh kanker stadium lanjut seperti nyeri, kesulitan menelan atau bernapas, serta penyumbatan usus.
Namun, beberapa jenis kanker sangat sensitif terhadap radiasi. Untuk itu, jenis radiasi yang mungkin akan diberikan bergantung pada jenis kanker yang di derita dan di mana letaknya. Radiasi dapat digunakan sebelum operasi untuk mengecilkan tumor, hal ini disebut terapi praopereasi atau terapi neoadjuvant.
Selain itu, terapi ini juga dapat digunakan setelah operasi untuk mencegah kanker datang kembali yang disebut terapi adjuvan.
3. Terapi bertarget
Terapi bertarget adalah jenis pengobatan kanker yang menggunakan obat-obatan atau zat lain untuk menargetkan dan menyerang area atau zat tertentu dalam sel kanker tanpa mempengaruhi sel normal. Selain itu, terapi ini juga dapat mendeteksi dan memblokir jenis pesan tertentu yang dikirim ke dalam sel kanker yang memerintahkan sel tersebut untuk tumbuh.
Namun, sejauh ini hanya beberapa jenis kanker saja yang rutin diobati hanya dengan menggunakan obat-obatan tersebut. Kebanyakan penderita kanker yang menggunakan terapi bertaget masih memerlukan pembedahan, kemoterapi, terapi radiasi, atau terapi hormon.
4. Imunoterapi
Imunoterapi adalah pengobatan yang menggunakan bagian tertentu dari sistem kekebalan tubuh seseorang untuk melawan kanker. Sel kekebalan akan bergerak ke seluruh tubuh untuk melindungi kanker dari kuman penyebab infeksi. Terapi ini dapat meningkatkan atau mengubah cara kerja sistem kekebalan tubuh sehingga dapat menemukan dan menyerang sel kanker.
Imunoterapi bekerja lebih baik terhadap beberapa jenis kanker dibandingkan jenis kanker lainnya. Namun, tidak sembarang jenis terapi dapat digunakan untuk mengobati semua jenis kanker yang ada.
Untuk menentukan terapi yang paling sesuai digunakan, konsultasikan terlebih dahulu dengan Dokter yang berpengalaman untuk mendapatkan perawatan yang optimal bagi penderita kanker. Demikian empat terapi kanker yang paling banyak dipakai di dunia.
(Leonardus Selwyn)