SERING terbangun di tengah malam karena ingin Buang Air Kecil (BAK) kerap dialami sebagian masyarakat. Meskipun dianggap hal wajar, tetapi apakah kebiasaan itu aman?
Dokter sekaligus Healthy Educator, dr Nadia Alaydrus menjelaskan kondisi tersebut dinamakan dengan Nokturia. Nokturia adalah kondisi dimana seseorang buang air kecil di malam hari secara berlebihan. Meskipun dianggap bukan penyakit, tetapi bisa saja Nokturia menjadi suatu pertanda adanya penyakit.
“Seharusnya orang itu bisa tidur tanpa kebangun untuk Buang Air Kecil (BAK) itu selama 6-8 jam. Nah tapi kalau seseorang kebangun nih untuk Buang Air Kecil di malam hari lebih dari satu kali kemungkinan itu mengalami yang namanya Nokturia,” kata dr Nadia, dikutip dalam akun TikToknya @nadialaydrus, Minggu (25/2/2024).
“Jadi nokturia itulah kondisi dimana seseorang itu buang air kecil di malam hari secara berlebihan. Nah jadi nokturia ini sebenarnya bukan sebuah penyakit tapi bisa aja ini tuh sebuah gejala dari suatu penyakit atau gangguan dalam tubuh,” katanya.
Adapun penyakit yang dimaksudkan oleh dr Nadia adalah infeksi saluran kemih, diabetes, gagal jantung atau gangguan saraf. Akan tetapi, kondisi ini juga bisa berpengaruh ketika seseorang mengonsumsi obat-obatan tertentu, faktor usia, dan terlalu banyak minum air putih di malam hari sebelum tidur.
Lantas apakah itu berbahaya?
Menurut dr Nadia, jika Nokturia dibiarkan bisa membuat siklus tidur seseorang menjadi kacau sehingga berpengaruh terhadap aktivitas yang dijalaninya sehari-hari. Kondisi ini harus segera dikonsultasikan karena jika dibiarkan, maka akan mengganggu suasana hati atau mood yang menjadikan pekerjaan yang dilakukan tidak maksimal.
“Kalau kita malam tidurnya nggak enak, siklusnya terganggu kan pasti moodnya juga seharian tuh gak bagus ya, terus kita kerja juga gak maksimal karena fungsi kognitif tuh jadi menurun. Nah sebaiknya nokturia ini dikonsultasiin karena yang aku bilang tadi bisa aja suatu tanda dari penyakit,” tuturnya.
(Leonardus Selwyn)