SEORANG turis asal Prancis yang sedang belribur ke Amerika Serikat pulang ke negaranya dengan membawa rezeki nomplok pada awal bulan ini.
Pasalnya, dia menemukan berlian seberat 7,46 karat di dalam lumpur saat jalan-jalan di sebuah taman.
Mengutip Smithsonian Magazine, Julien Navas asal Paris awalnya mengunjungi Amerika Serikat pada pertengahan Januari lalu untuk menyaksikan peluncuran roket Vulcan Centaur milik United Launch Alliance di Cape Canaveral, Florida.
Setelah itu, ia memutuskan untuk menjelajahi daerah lain di Amerika, termasuk New Orleans.
Selama perjalanannya ini, Navas mendengar tentang Crater of Diamonds State Park, sebuah kawasan lindung di barat daya Arkansas yang penuh dengan berlian karena sejarah geologinya yang unik. Jadi, dia memutuskan untuk mengunjunginya.
Navas mengunjungi taman negara bagian ini untuk pertama kalinya pada 11 Januari 2024. Dia tiba di sana pagi-pagi sekali, menyewa peralatan berburu berlian dari taman dan mulai menggali.
(Foto: Crater of Diamonds State Park)
Sebelumnya hujan turun di awal pekan itu, sehingga area pencarian permata seluas 37,5 hektare di taman itu berlumpur dan sangat basah.
Namun Navas tidak gentar. Dia menjelajahi tanah yang basah kuyup itu sejak pukul 09.00 pagi hingga sore hari, ketika akhirnya dia memutuskan untuk berhenti.
Navas telah menemukan beberapa batu yang tampak menarik, tapi dia tidak yakin batu apa itu.
"Itu adalah pekerjaan yang melelahkan, jadi pada sore hari saya lebih banyak mencari apapun yang menonjol," katanya dalam sebuah pernyataan.
Di penghujung hari, ia membawa temuannya ke Diamond Discovery Center, para staf memberitahukan bahwa salah satu batu yang ia temukan adalah berlian cokelat 7,46 karat. Berlian itu berbentuk bulat dan berwarna cokelat pekat, seukuran permen karet, menurut pihak taman.
Navas memutuskan untuk menamai batunya dengan nama tunangannya, Carine. Ketika dia tiba di rumah, dia berharap 'Berlian Carine' miliknya terbelah menjadi dua sehingga dia dapat memberikan satu untuk tunangannya dan satu lagi untuk putrinya.
Dia sudah ingin kembali ke taman itu, dan membawa putrinya untuk petualangan hebat berikutnya.
"Ini adalah tempat yang ajaib, di mana impian untuk menemukan berlian bisa menjadi kenyataan," tambahnya.
Temuan Navas adalah berlian kelima dari 11 berlian yang terdaftar di taman tersebut sepanjang tahun ini, dan merupakan yang terbesar yang terdaftar sejak tahun 2020.
Ini juga merupakan berlian terbesar kedelapan yang terdaftar sejak area ini secara resmi ditetapkan sebagai taman nasional pada tahun 1972.
(Foto: Crater of Diamonds State Park)
Para pengunjung memiliki kebebasan untuk menyewa peralatan pencarian berlian di Crater of Diamonds State Park. Secara umum, mereka berhasil menemukan sekitar 1-2 berlian selama kunjungan mereka.
Sampai sekarang, berlian yang berhasil ditemukan oleh wisatawan asal Prancis tersebut adalah yang terbesar yang pernah ditemukan di lokasi itu.
Menurut informasi dari situs resmi Crater of Diamonds State Park, berlian-berlian yang ada di lokasi tersebut terbentuk ratusan juta tahun silam dan terkubur dalam kedalaman antara 96,5 km hingga 160 km di bawah permukaan tanah. Letusan gunung berapi sekitar 100 juta tahun lalu menjadi penyebab munculnya berlian-berlian ini ke permukaan.
(Rizka Diputra)