APAKAH pemain Tim Nasional (Timnas) Indonesia boleh makan mie instan? Menurut Direktur Teknik (Dirtek) Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI), Indra Sjafri menyatakan tidak ada masalah apabila pemain Timnas menyantap makanan cepat saji.
Namun, Indra Sjafri menegaskan PSSI tidak pernah menyediakan mie instan. Dia juga menjelaskan bahwa pihaknya memiliki ahli gizi yang rutin memantau kondisi para pemain, baik di tingkat junior maupun senior.
“PSSI atau tim nasional tidak boleh menyediakan makanan mie instan. PSSI menjamin semua makanan yang ada disuguhkan ke pemain-pemain tim nasional, termasuk U20 dan U17 karena kita punya ahli gizi,” ujar Indra Sjafri kepada MNC Portal, dikutip pada Kamis, (25/1/2024).
Dilansir dari Soccer Interaction SL, pemain sepak bola memerlukan perhatian khusus dalam menjaga pola makan. Salah satunya adalah mengonsumsi karbohidrat yang menjadi asupan nutrisi penting bagi kesehatan.
Karbohidrat berfungsi sebagai energi utama bagi tubuh saat beraktivitas. Sementara itu, glikogen menyimpan cadangan energi diperlukan pemain sepakbola saat pertandingan berlangsung. Komponen karbohidrat itu berasal dari gula, pati, dan serat yang dapat ditemukan dalam berbagai jenis makanan, seperti buah-buahan, biji-bijian, serta sayuran.
Adapun sejumlah penelitian melaporkan pentingnya asupan karbohidrat dan cadangan glikogen otot terhadap kinerja pemain. Selama pertandingan, tubuh mengeluarkan keringat dan membakar lemak. Hal ini menyebabkan kehilangan banyak nutrisi serta ketidakseimbangan kadar karbohidrat.
Pemain Timnas pun membutuhkan makanan yang sehat dan bergizi. Oleh karena itu, tidak disarankan untuk mengonsumsi mie instan lantaran kandungan zat yang berbahaya sehingga mempengaruhi potensi tubuh selama kompetisi sepakbola.
Seperti yang pernah dilakukan Witan Sulaeman dan pemain lain Timnas Indonesia ketika kedapatan makan mie instan di pemusatan latihan (TC), Turki. Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong pun segera menegur dan mengingatkan untuk menjaga kondisi fisiknya.
Mie instan dianggap tidak sehat karena kandungan tinggi natrium ataupun kekurangan nutrisi esensial, seperti vitamin, mineral, dan serat. Makanan ini sebaiknya tidak dijadikan pengganti pola makan utama. Beberapa bahan tambahan dan pengawet berdampak buruk terhadap kesehatan, antara lain Monosodium Glutamat (MSG), pewarna makanan buatan, bahan penyedap buatan, dan lemak trans.
Selain itu, penting juga karbohidrat dan protein dengan rendah lemak. Adapun yang perlu diperhatikan asupan makanan kaya potasium, seperti pisang, buah kering, sayuran, atau dapat dipertimbangkan minum suplemen multivitamin kompleks.
Memakan mie instan secara rutin berisiko menyebabkan masalah kesehatan, meskipun memiliki keunggulan dalam variasi rasa dan harga yang terjangkau. Meski demikian, sebaiknya pemain Timnas Indonesia menghindari atau membatasi makanan cepat saji tersebut guna menjaga kesehatan dan performa selama pertandingan.
(Leonardus Selwyn)