TOL Bali Mandara macet parah, Jumat kemarin. Vokalis grup band Kotak, Tantri Syalindri yang sedang liburan akhir tahun bersama keluarga di Bali sampai ketinggalan pesawat pulang ke Jakarta karena terjebak macet.
Kemacetan parah Tol Bali Mandara arah Bandara I Gusti Ngurah Rai terjadi karena padatnya arus kendaraan pengangkut wisatawan dari bandara. Akibatnya tak sedikit wisatawan yang turun dari kendaraan lalu berjalan kaki di tol terapung menuju Bandara Ngurah Rai.
Informasi kemacetan Tol Bali Mandara seketika viral di media sosial. Akun Instagram @jktinfo turut membagikan video suasana lalu lintas yang macet total di tol tersebut, Jumat malam.
BACA JUGA:
Dalam video itu terlihat sejumlah wisatawan berjalan kaki di Tol Bali Mandara untuk mengejar jadwal penerbangan di Bandara Ngurah Rai.
Video tersebut langsung dibanjiri komentar netizen. Salah satunya Tantri Kotak yang mengaku jadi korban. Tantri dan keluarganya ikut terjebak dalam kemacetan lalu lintas saat menuju Bandara Ngurah Rai hingga ketinggalan pesawat.
Tantri liburan akhir tahun bersama keluarga di Bali (Instagram @tantrisyalindri)
“Saya salah satu korban ketinggalan pesawat gara-gara macet ini. 1 jam dari Kelan, padahal cuma butuh 10 menit ke bandara,” komentarnya dalam postingan video tersebut.
Pengakuan Tantri disampaikan juga dalam unggahan foto di akun Instagramnya @tantrisyalindri seperti dikutip Okezone, Sabtu (30/12/2023).
“Mereka adalah partner liburan terbaik, tidak ada jadwal pasti di trip ini, cuma pengen ketawa bareng aja. Sampai akhirnya ketinggalan pesawat pulang karena kondisi jalanan yang tiba-tiba tidak bisa diprediksi aja kita masih bisa enjoy jalaninnya,” tulisnya.
Turis jalan kaki di Tol Bali Mandara karena terjebak macet
Banyak warganet berkomentar dibawah postingan tersebut, “betul sekali mba. Kami sekeluarga juga baru kembali ke Jakarta dari Bali berangkat tanggal 28 siang, bawa mobil sendiri, melelahkan tapi seru,” ujar salah satu korban kemacetan Bali tersebut.
“Memang lah 2 hari ini, jalan di Bali rapat tanpa bisa bergerak, kami yg di Bali saja kaget,” ungkap salah satu warlok Bali.
(Salman Mardira)