Inggris Terapkan Aturan Perjalanan Terbaru 2024, Cairan 2 Liter Boleh Dibawa ke Kabin Pesawat

Talitha Reina Alfira, Jurnalis
Kamis 28 Desember 2023 11:05 WIB
Pesawat British Airways (Foto: british_airways)
Share :

PERATURAN baru tentang tas jinjing dan cara orang Inggris masuk Eropa membawa banyak perubahan pada 2024 mendatang. Bagi Anda yang hendak bepergian ke Inggris atau negara Eropa lainnya, perlu diketahui bahwa akan ada beberapa perubahan aturan perjalanan.

Penumpang di Inggris akan mendapatkan keuntungan baru, yakni bisa membawa hingga dua liter cairan di dalam tas jinjing mereka saat naik pesawat.

Pada Desember 2022 lalu, pemerintah Inggris sebenarnya telah mengumumkan bahwa semua teknologi keamanan di bandara di negara itu akan ditingkatkan pada Juni 2024.

Beberapa bandara sudah memulai penggunaan teknologi ini, dan London menjadi salah satu yang terdepan dalam menerapkan teknologi baru.

Ini tidak hanya mempercepat proses keamanan bagi penumpang, tetapi juga memberi mereka kesempatan untuk membawa lebih banyak perlengkapan mandi tanpa perlu membeli versi mini yang mahal atau mengatasi berat barang-barang mini.

Jika Anda melakukan perpindahan di bandara Inggris, pastikan untuk memeriksa peraturan di tujuan perjalanan pulang Anda, karena aturan cairan 100ml mungkin masih berlaku di negara lain saat Anda kembali.

Perlu diingat bahwa aturan yang berlaku saat ini tetap berlaku sampai bandara mengonfirmasi bahwa teknologi baru sudah beroperasi sepenuhnya.

Ini berarti Anda masih dibatasi untuk membawa cairan dengan ukuran lebih dari 100 ml di dalam tas jinjing. Cairan tersebut harus ditempatkan dalam kantong plastik yang dapat ditutup kembali, dengan ukuran tidak lebih dari 20cm x 20cm, dan jumlah totalnya tidak boleh melebihi satu liter.

Selain tentang aturan cairan 100 ml, tahun depan akan diperkenalkan juga aturan pajak baru bgi para turis.

Hal ini disebabkan oleh kesulitan banyak destinasi di seluruh dunia dalam mengelola jumlah wisatawan, sehingga beberapa di antaranya memutuskan untuk menerapkan pajak tambahan guna meningkatkan pendapatan dari pengunjung dan mengendalikan jumlah wisatawan.

Salah satu perubahan paling signifikan yang akan terjadi di Venesia, di mana akan dikenakan biaya masuk sebesar 5 Euro atau sekitar Rp85 ribuan bagi mereka yang mengunjungi kota ini. Dengan sekitar 30 juta pengunjung yang datang ke kota ini setiap tahun, hal ini telah menciptakan berbagai masalah bagi 50.000 penduduk lokal Venesia.

Destinasi lain juga telah meningkatkan tarif pajak wisatawan mereka saat ini. Mulai Januari 2024, wisatawan yang mengunjungi Paris diharuskan membayar biaya hampir 200 persen lebih tinggi dari harga saat ini. Sementara di Amsterdam, pejabat setempat telah menaikkan tarif pajak menjadi 12,5 persen dari tarif kamar hotel, menjadikannya sebagai pajak per malam tertinggi di dunia.

(Rizka Diputra)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya