SEBUAH kapal pesiar yang membawa 266 penumpang kehilangan kemampuan navigasinya setelah dihantam ombak ganas. Hantaman kuat itu pun membuat listrik padam seketika.
Kapal pesiar Norwegia itu kehilangan tenaga ketika gelombang dahsyat pada Kamis lalu menghantamnya.
Ombak ganas menghancurkan jendela-jendela di jembatan saat kapal berlayar di Laut Utara. Terdapat 266 penumpang di atas kapal itu.
“Kapal pesiar Maud, dalam perjalanan menuju Inggris kehilangan kemampuan navigasinya setelah listrik padam,” kata Pusat Koordinasi Penyelamatan Gabungan Denmark, menurut Reuters.
(Foto: Reuters)
Menurut pemilik kapal HK, padamnya listrik sementara terjadi setelah Maud dilanda gelombang dahsyat.
“Kapal tersebut yang juga memiliki 131 awak kapal berlayar dari Floroe, Norwegia ke Tilbury, Inggris,” kata juru bicara pusat tersebut.
Mengutip dari News.com.au seorang juru bicara Pusat Koordinasi Penyelamatan Gabungan Denmark mengatakan bahwa situasinya terkendali. Kapal dikemudikan secara manual dari ruang mesin, meskipun tidak dapat bernavigasi.
Pihak berwenang berencana menarik kapal tersebut ke pelabuhan Denmark sekitar pukul 22.30 waktu setempat.
Perusahaan pelayaran tersebut mengatakan, tidak ada penumpang atau awak yang mengalami cedera serius akibat insiden itu. Kondisi kapal pun dilaporkan stabil.
“Sejalan dengan protokol operasional kami yang ketat, selain menjamin kesejahteraan seluruh penumpang, awak kapal segera melakukan pemeriksaan keselamatan dan penilaian teknis secara menyeluruh,” kata HX, unit dari Hurtigruten Group Norwegia.
“Penilaian lebih lanjut sekarang sedang dilakukan untuk pelayaran selanjutnya. Kapal tersebut melakukan kontak langsung dengan otoritas maritim terkait dan tim dukungan tepi pantai," tuntasnya.
(Rizka Diputra)