Produk Penenang Kulit Banyak Dicari Gara-Gara Cuaca Panas dan Polusi Udara

Martin Bagya Kertiyasa, Jurnalis
Jum'at 08 Desember 2023 19:42 WIB
Perawatan Kulit. (Foto: Freepik)
Share :

MEMBURUKNYA kondisi polusi udara dan cuaca membuat produk perawatan kulit berlabel calming atau menenangkan kulit. Memang dalam beberapa bulan silam permasalahan terik matahari dan polusi udara memang membuat banyak orang mengalami kerusakan kulit.

Manajer Pengembangan Bisnis Somethinc Aesthetic Clinic Andreas Antoninus mengatakan produk yang paling laris saat ini adalah rangkaian produk penenang kulit.

“Memang akhir-akhir ini kulit masyarakat banyak mendapat masalah, akibat cahaya matahari yang terik sekali, kemudian polusi udara yang memburuk, jadi saat ini produk paling laris adalah memang rangkaian yang menenangkan kulit,” kata Andreas seperti dilansir dari Antara.

Meski tidak menyebutkan angka pastinya, dia menyebutkan kebutuhan masyarakat akan produk perawatan yang menenangkan kulit akan meningkat signifikan mulai tahun 2022 dan seterusnya. Pesaing bisnis serupa juga mulai meluncurkan beragam produk pelembut kulit.

Banyak produk perawatan kulit yang berakhir di area sawar kulit, kesehatan ternyata menyasar kulit saat kulit tenang. Artinya, akan dimulai pada tahun 2022 dan menjadi lebih populer pada tahun 2023.

Menurutnya, sinar matahari, polusi udara, dan debu dapat mempengaruhi kesehatan kulit sehingga membuat kulit menjadi stres dan gelisah. Andreas menambahkan, tanda-tanda kulit stres antara lain kemerahan, jerawat, kusam, bahkan peradangan.

Kondisi ini menyebabkan Anda sangat tidak nyaman dan menurunkan rasa percaya diri Anda. Produk perawatan yang menenangkan kulit terbukti efektif mengurangi tanda-tanda tersebut.

“Kulit stres itu istilahnya bahasa awamnya mungkin mengamuk, produk skincare yang dapat menenangkan kulit memang terbukti efektif untuk bisa menyelesaikan masalah-masalah tersebut,” ujar Andreas.

(Martin Bagya Kertiyasa)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya