Mengenal Seitai, Terapi Tradisional Jepang dengan Segudang Manfaat

Syifa Fauziah, Jurnalis
Kamis 07 Desember 2023 17:00 WIB
Terapi tradisional Jepang. (Foto: Freepik.com)
Share :

AKTIVITAS padat dalam sehari tentu membuat tubuh terasa lelah, pegal, hingga kaku. Bila dibiarkan hal ini dapat membuat aktivitas menjadi tidak nyaman. Untuk mengatasi hal tersebut, Anda bila melakukan pemijatan untuk membuat otot-otot di tubuh yang kaku menjadi rileks kembali.

Membahas soal teknik pemijatan, kini banyak sekali macamnya, salah satunya adalah seitai. Seitai merupakan terapi tradisional khas Jepang yang bertujuan untuk membuat tubuh rileks lewat pijatan-pijatan yang khas.

Trainer seitai dari Kokuo Family Massage and Reflexology, Nataniel Yeski menjelaskan terapi ini menggabungkan tiga teknik dengan melakukan penekanan di titik-titik syaraf tertentu.

"Pertama merilis otot, pemijatan otot mulai dari punggung, shoulder, pinggang sampai ke kaki, jadi kita rilis dulu. Terus kita stretching, dan kita kretek, kretek yang kita lakukan bagian punggung dan pinggang," ujar pria yang akrab disapa Eqi dalam acara Grand Opening Kokuo SIgnature at Bumi Pakubuwono, baru-baru ini.

Eqi menambahkan sebenarnya seitai ini merupakan manual fisioterapi, namun dia menjadikan terapi ini konsepnya untuk relaksasi. Hal tentu tentu saja memiliki banyak manfaat yang didapatkan.

"Kalau di Kokuo kita bikin untuk relaksasi. Manfaatnya banyak, seperti untuk kebugaran, penyelarasan tulang belakang, meningkatkan sistem imun dan keseimbangan tulang. Kalau aliran darah nggak lancar seitei bagus banget karena semua titik pemijatan otot dari kepala sampai kaki semuanya kena, jadi komplit," katanya.

Lebih lanjut Eqi menjelaskan biasanya orang-orang yang melakukan terapi ini ketika mereka memiliki aktivitas yang padat. Terapi ini juga cocok untuk mereka yang hobi olahraga.

"Seperti namanya relaksasi, kita butuh orang-orang yang sehat. Kalau mereka yang mengalami cedera bisa saja, tapi cedera ringan, biasanya kita bantu relaksasi," tuturnya.

Meskipun konsep seitei ini adalah relaksasi, namun ada beberapa hal yang harus diperhatikan. Sebab tidak semua kondisi tubuh bisa melakukan terapi ini.

"Yang pasti tubuh dalam keadaan normal, jangan ada pengaruh obat-obatan. Mereka yang hamil tidak bisa melakukan terapi ini, terus juga pasca operasi ring jantung, kondisi patah tulang dan ada pemasangan pen itu nggak boleh, kita menghindari risiko cedera parah," paparnya.

Selain itu juga terapi ini bisa dilakukan minimal satu minggu sekali untuk membuat tubuh tetap bugar dan fit. Terapi ini juga sangat aman dan bisa dimulai dari usia muda hingga dewasa.

"Untuk ibu yang baru melahirkan bisa dilakukan dua minggu pasca melahirkan. Kita bantu rilis otot selama hamil," katanya.

(Leonardus Selwyn)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya