SEORANG anak laki-laki berusia delapan tahun di Tiongkok, China menderita batuk disertai demam tinggi. Sebelum akhirnya dirawat di rumah sakit untuk mendapat tindakan lebih lanjut atas keluhan yang dideritanya.
Dilansir dari laman The Sun, Senin (4/12/2023) bocah yang tidak diketahui identitasnya itu menderita pneumonia mycoplasma yaitu suatu infeksi yang menyerang bagian paru-parunya. Namun setelah dilakukan tes ternyata ditemukan juga risiko lain kemungkinan anak tersebut terkena pembekuan darah.
Sehingga darah yang dimiliki mempunyai kadar protein tinggi dan berpotensi menimbulkan pembekuan darah. Setelah menjalani perawatan selama kurang lebih tiga hari, ketika anak itu terbangun dari tidurnya justru dia tidak dapat berbicara dan mengalami kelumpuhan pada sisi kanan tubuhnya.
Pemeriksaan MRI pun dilakukan untuk membantu diagnosa kondisi anak tersebut. Hasilnya mengejutkan, anak laki-laki itu menderita stroke iskemik yaitu kondisi yang bisa saja mengancam jiwanya, karena suplai darah ke bagian otaknya terputus oleh adanya gumpalan darah.
Para dokter yang merawat anak itu pun mengatakan kalau hal tersebut bisa dipicu akibat pneumonia mycoplasma yang sebelumnya dia alami, ditambah kadar proteinnya yang tinggi dalam darahnya. Kejadian ini pun terbilang langka dan jarang terjadi.
Bahkan, dalam beberapa penelitian menemukan anak-anak dengan pneumonia mycoplasma akan lebih mungkin juga bisa menderita stroke. Menurut petugas dari Centre Hospitalier Sainte Anne, infeksi pernapasan bisa saja menyebabkan peradangan, yang dapat mengakibatkan pembekuan darah menjadi berkembang.
Lebih lanjut, menurut dokter di China yang terlibat merawat bocah laki-laki itu mengatakan menurut salah satu studi, hal itu bisa diatasi apabila pembuluh darah yang terkena itu dipotong dan gumpalan tersebut dihilangkan.
Akan tetapi penyakit lebih parahnya biasanya akan membutuhkan bantuan antibiotik, dan membutuhkan rawat inap pada sebagian kasusnya.
(Leonardus Selwyn)