BANYAK orang yang belum tahu apa itu penyakit antraks. Antraks adalah salah satu penyakit menular pada bagian kulit yang disebabkan oleh Bacillus anthraci yaitu bakteri.
Dikutip dari Webm MD, biasanya Antraks ini menyerang pada hewan ternak seperti domba dan sapi. Penularannya, bisa dengan bersentuhan dengan hewan terinfeksi atau makan daging yang terinfeksi antraks. Antraks pun ditemukan pada orang yang menyuntikan heroin.
Penyebab Antraks
Antraks disebabkan oleh sejenis bakteri Bacillus anthracis.Dimana bakteri ini bertahan hidup di dalam tanah.
Bakteri ini membuat spora, yang bentuk bakteri dapat hidup di dalam cangkang pelindung. Spora ini bertahan hidup untuk waktu yang lama di dalam tanah. Jika spora masuk di dalam tubuh akan terkena penyakit Antraks,apalagi spora nya pecah dan melepaskan bakteri, yang menghasilkan racun yang berbahaya.
BACA JUGA:
Gejala Antraks
Gejala yang sering tertular, melalui luka atau luka yang berada di kulit :
1. Adanya sekelompok lepuh kecil yang gatal bentol seperti gigitan serangga.
2. Luka di kulit yang muncul setelah lepuh, yang tidak menimbulkan rasa sakit dan muncul di bagian wajah, leher, lengan atau tangan.
3. Pembengkakan di sekitar luka
Gejala usai makan daging setengah matang dari hewan terinfeksi antraks, gejalanya:
1. Demam menggigil
2. Mual, kehilangan nafsu makan, muntah keluar darah
3. Sakit kepala
4. Diare yang mengeluarkan darah
5. Sakit perut
6. Pingsan
7. Nyeri dan bengkak di bagian perut
8. Kemerahan pada bagian mata
Diagnosis
Jika Dokter menduga terkena Antraks, segeralah untuk memeriksa antibodi terhadap racun dalam darah tubuh.
Jika tubuh memiliki Antraks pada gejala kulit, kemungkinan besar dokter menyarankan untuk mengambil sampel kecil dari kulit untuk diuji di laboratorium.Kemungkinan periksa ini dengan menjalani rontgen dada dan Ct scan dan melakukan tes pada tinja, jika terkena bakteri antraks.
Pengobatan Antraks
Pengobatan Antraks dilakukan dengan menjalani tes darah untuk memeriksa antibodi atau toksin yang dibuat oleh bakteri dalam darah. Pengambilan tes darah ini menggunakan sampel pada cairan tulang belakang, tinja atau lendiran batuk.
Kemungkinan besar jika terpapar antraks yang sudah parah, kemungkinan akan melakukan Ct scan, dikasih obat antibiotik dan melakukan perawatan dirumah sakit.
Vaksin untuk Mencegah Antraks
Untuk melakukan vaksinasi antraks, kemungkinan besar hanya diberikan untuk orang-orang yang mungkin terkena Antraks. Kelompok ini mencakup orang-orang yang bekerja di laboratorium, bekerja pada peternakan hewan, dan bekerja pada militer.
(Dyah Ratna Meta Novia)