APAKAH boleh minum air rebusan daun salam setiap hari bagi penderita asam urat? Simak penjelasan sejumlah jurnal di bawah ini.
Daun salam tidak hanya memiliki manfaat sebagai rempah masakan, air rebusan daun salam memiliki banyak manfaat untuk kesehatan. Salah satu di antaranya menurunkan kadar asam urat, kolesterol dan trigliserida, gula darah, hingga mencegah hipertensi.
Yang jadi pertanyaan besar, apakah boleh minum air rebusan daun salam setiap hari? Berikut adalah penjelasan yang dikutip dari berbagai jurnal ilmiah, Selasa (14/11/2023).
Mengutip Widiyono, et al pada Holistik Jurnal Kesehatan (2020), penelitian mereka terhadap 29 lansia berusia 55-65 tahun menunjukkan bahwa terjadi penurunan kadar kolesterol sesudah pemberian rebusan daun salam pada partisipan karena kepatuhan dan keteraturan partisipan dalam meminum air rebusan daun salam selama 1 bulan dengan frekuensi 2 kali sehari (7 hari).
Namun, hal tersebut juga terjadi karena dipengaruhi beberapa faktor seperti partisipan yang kooperatif dan diet yang mereka jalani selama proses penelitian berlangsung.
Kemudian, Novitasari, et al dalam Malahayati Health Student Journal (2021) memberikan rebusan air daun dalam sebanyak 10-15 dengan 500 ml air hingga tersisa 250 ml untuk diminum 2 kali sehari, mampu menurunkan kadar asam urat pada 4 orang partisipan lansia.
Akan tetapi, bagi penderita diabetes tipe 2, ibu hamil dan menyusui dan pasien yang akan menjalani operasi pembedahan harus berkonsultasi dengan dokter sebelum melakukan pengobatan air rebusan daun salam karena dapat berisiko terhadap kesehatan.
Berdasarkan dua jurnal ilmiah tersebut, dapat disimpulkan bahwa air rebusan daun salam boleh diminum setiap hari. Namun, dikecualikan bagi tiga kondisi di atas. Sebaiknya, minum air daun salam sesuai dengan takarannya dan konsultasi dengan dokter jika dirasa ada efek samping.
Demikianlah informasi dan penjelasan mengenai pertanyaan apakah boleh minum air rebusan daun salam setiap hari, semoga artikel ini bermanfaat bagi para pembaca.
(Endang Oktaviyanti)