CACAR monyet atau dalam istilah lain disebut juga dengan monkeypox (Mpox) saat ini sedang menyerang Indonesia, dan mulai meningkatkan jumlah penderita. Menurut Dinas Kesehatan (Dinkes) Jakarta mencatat temuan kasus Mpox sudah mencapai 17 orang di Ibu Kota.
Kepala Seksi Surveilans, Epidemiologi, dan Imunisasi Dinas Kesehatan DKI Jakarta, Ngabila Salama menyebut dari 17 kasus tersebut, 11 orang di antaranya suspek atau bergejala.
BACA JUGA:
"Update Monkeypox DKI Jakarta per 27 Oktober 2023 jam 07.00 kasus positif total 17 orang. Suspek atau terduga bergejala 11 orang," ucap Ngabila dalam keterangannya, Selasa (31/10/2023).
Meskipun sebetulnya dari total 17 kasus, sebanyak 16 kasus masih aktif dan satu diantaranya telah dinyatakan sembuh.
Dokter Spesialin Gigi, drg. Aswar Sandi., MSc., DIC menjelaskan, Mpox sangat mudah menular kepada penderita yang terkontak langsung pada korban. Gejala klinis yang paling umum terjadi adalah terjadi ruam pada bagian tubuhnya, tapi tidak menutup kemungkinan saat ini juga bisa terjadi pada rongga mulut.
BACA JUGA:
“Ketika seseorang terserang gejala cacar monyet, maka gejala klinis yang paling umum pada penderita cacar monyet adalah ruam pada tubuhnya dan masalah pada rongga mulutnya,” ucap drg Aswar.
Menurutnya hal ini bisa terjadi di rongga mulut sekitar 70 Persen. Contoh lainnya dari pasien atau yang tertular cacar monyet adalah mengalami beberapa lesi di lidahnya, dan juga beberapa tampilan klinis yang terjadi di mulut, yang mana jika tidak dilakukan pencegahan bisa saja semakin menyebar.
Penularan mpox bisa terjadi karena adanya kontak langsung antara penderita dengan cacar monyet. Namun paling banyak penularan cacar monyet yaitu melalui perilaku seksual yang tidak sehat.
Oleh karena itu, drg Aswar mengingatkan agar masyarakat tidak berperilaku seks bebas yang tidak aman, dan tetap menjaga diri dari Mpox yang saat ini sedang mengintai masyarakat.
“Nah penting nih buat anak muda atau yang punya pasangan jangan nakal dan jangan ‘jajan’ diluar karena sekarang ada cacar monyet yang mengintai kalian,” tuturnya.
(Dyah Ratna Meta Novia)