Polusi Udara Berisiko Picu Serangan Stroke? Ini Kata Dokter Ahli Saraf

Syifa Fauziah, Jurnalis
Sabtu 28 Oktober 2023 12:30 WIB
Kaitan polusi udara dan serangan stroke, (Foto: Jcomp/Freepik)
Share :

SEJAK beberapa waktu terakhir Indonesia, termasuk Jakarta dan sekitarnya dilanda polusi udara dan cuaca panas yang ekstrem. Hal itu tentu saja berdampak pada kesehatan, mulai dari batuk, flu, dan pusing bahkan hingga heatstroke.

Beredar juga bahwa polusi udara yang parah bisa berisiko memicu terjadi serangan stroke. Benarkah demikian? Diungkap Dokter Spesialis Saraf, dr Muhammad Kurniawan, SpN(K), MSc, tak ditampik memang polusi udara berkaitan dengan serangan stroke.

"Memang belakangan dari WHO dan publikasi mengaitkan polusi dengan kardiovaskular. Polusi meningkatkan inflamasi kronik yang nantinya mengakibatkan kerusakan dinding pembuluh darah yang menyebabkan sumbatan dan stroke,” jelas dr. Kurniawan pada awak media baru-baru ini.

“Pendarahan ini karena pembuluh darah pecah dan masalah ini menjadi concern global," sambungnya.

Dokter Kurniawan menuturkan, ketika terjadinya polusi udara parah dikombinasikan bersama cuaca panas ekstrem, ini kondisi berisiko bagi seseorang untuk mengalami dehidrasi. Diawali dengan dehidrasi inilah, bisa berlanjut ke pengentalan darah.

“Dehidrasi ini juga bisa menyebabkan kekentalan darah dan terjadi stroke karena ada sumbatan," jelas dr. Kurniawan lagi.

Namun ia menegaskan, sebenarnya tidak ada korelasi langsung antara polusi udara dan cuaca panas dengan penyakit stroke. Maksudnya di sini, keduanya termasuk dalam kategori faktor yang dapat dimodifikasi.

“Jadi kalau orang bisa jaga hidrasi, nah bisa mencegah stroke," pungkas dr. Kurniawan singkat.

(Rizky Pradita Ananda)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya