HALLOWEEN ialah sebuah tradisi yang digelar setiap malam akhir Oktober dengan diiringi peragaan busana serba menyeramkan. Akan tetapi, siapa sangka perayaan tersebut bisa berujung petaka bagi para pesertanya.
Perayaan Halloween memang identik dengan kerumunan, dan kebanyakan mereka yang berpartisipasi adalah kawula muda.
Sejarah mencatat, tragedi Halloween berdarah paling mematikan terjadi pada Sabtu 29 Oktober 2022 di Itaewon, Korea Selatan.
Sebanyak lebih 150 orang tewas akibat kekurangan oksigen, sementara puluhan lainnya luka-luka lantaran saking membeludaknya massa yang ikut serta dalam pesta perayaan Halloween malam itu.
Berikut Okezone rangkumkan 4 tragedi perayaan Halloween yang pernah terjadi di dunia;
1. Louisiana, Amerika Serikat
Pada 1992, seorang siswa pertukaran pelajar asal Jepang bernama Yoshihiro Hattori yang berusia 16 tahun menjadi korban penembakan oleh tetangganya saat hendak merayakan Halloween.
Yoshihiro Hattori (Foto: BBC)
Saat itu, ia pergi bersama temannya yang bernama Webb. Dengan mengenakan pakaian yang dipakai John Travolta pada film Saturday Night Fever, Yoshi, sapaan akrab Hattori, dan Webb berangkat dan mencari lokasi pesta. Mereka pun memutuskan untuk mengetuk pintu rumah Rodney Peairs.
Kemudian, tuan rumah tersebut membuka pintu sambil menodongkan pistol Magnum ke arah mereka. Yoshi berusaha menjelaskan bahwa tujuannya hanyalah untuk pesta dan tidak bermaksud lain. Ia terus melangkah ke depan meski Peairs menyuruhnya untuk diam.
Namun nahas, Peairs menembakkan pistolnya satu kali ke arah dada Yoshi, lalu membanting dan menutup pintu.
2. Pennsylvania, Amerika Serikat
Seorang siswa pascasarjana berusia 39 tahun di Penn State University bernama Cindy Song dikabarkan menghilang tanpa jejak setelah meninggalkan pesta Halloween pada 2001.
Pada 31 Oktober 2001, Cindy memutuskan untuk libur dari studinya dan merayakan liburan. Cindy dan teman-temannya, Stacy Paik dan Lisa Kim akan menghadiri pesta kostum di Player's Nite Club di College Avenue.
Mengenakan kostum kelinci dengan rok tenis putih, telinga kelinci dan ekor, dia tiba di pesta di mana dia bertemu teman-temannya.
Cindy Song (Foto: StateCollege)
Cindy diantar pulang oleh teman-temannya pada pukul 04.00 pagi pada Kamis 1 November 2001, di luar Park Apartments, di Clinton Avenue. Ini adalah terakhir kalinya mereka melihat Cindy. Sejak saat itu, Cindy Song dinyatakan lenyap misterius.
Setelah dilaporkan kepada pihak kepolisian, tidak ada tanda-tanda Cindy menghilang. Bahkan ponsel, tas, bulu mata yang ia kenakan pada malam itu masih tersimpan rapi di dalam kamarnya.
Penyelidik tidak menemukan bukti 'permainan curang' dan tidak ada aktivitas di kartu kredit atau ponselnya. Kasus itu akhirnya membeku dan belum terpecahkan hingga saat ini.
3. Indianapolis, Amerika Serikat
Salah satu tragedi perayaan Halloween terburuk sepanjang sejarah terjadi di Indianapolis, Amerika Serikat. Saat itu, ratusan orang berkumpul untuk menonton pertunjukan “Holiday on Ice” di Indiana State Fairgrounds Coliseum pada 31 Oktober 1963.
Pada menit-menit terakhir pertunjukan, tangki propana seberat 100 pon (sekira 45 kg) meledak di bawah area tempat duduk.
Ledakan itu membuat penonton dan puing-puing besar beterbangan ke udara. Sebanyak 74 orang tewas dan lebih dari 400 terluka dilaporkan akibat tragedi ini.
(Foto: Koreaboo)
4. Itaewon, Korea Selatan
Tragedi berdarah pesta Halloween juga terjadi di Itaewon, Korea Selatan pada Sabtu, 29 Oktober 2022. Insiden ini menewaskan 154 orang dan 82 lainnya luka-luka.
Padatnya kerumunan orang yang hendak merayakan pesta Halloween di sekitaran kelab dan bar Itaewon diduga jadi pemicu utama ratusan orang tersebut meregang nyawa akibat kekurangan oksigen.
Sebagian besar korban meninggal dunia adalah para remaja berusia 20-an tahun, sedangkan belasan lainnya diyakini warga negara asing. Tragedi ini sontak menarik perhatian dunia. Bahkan, Pemerintah Korea Selatan saat itu mengumumkan masa berkabung nasional untuk para korban tragedi berdarah itu selama sepekan.
(Rizka Diputra)